Berita Belu
GAMKI Belu Gelar Seminar, Lindungi Pemilih Pemula Dari Proses Politik Yang Tidak Sesuai Iman Kristen
Gereja harus melindungi angkatan muda Kristen (pemilih pemula) dari proses politik yang tidak sesuai dengan Iman Kristen
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Dewan pimpinan cabang (DPC) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia atau GAMKI Kabupaten Belu menggelar seminar Kebangsaan dengan tema Pemuda Kristen Dan Pesta Demokrasi 2024.
Kegiatan ini melibatkan kaum muda baik Siswa SMA/SMK yang telah berusia 17 tahun, pemuda gereja kristen, pendeta atau gembala gereja dan organisasi pemuda /OKP, yang berlangsung di Aula Kreatif Mart Atambua (Lantai 3). Jumat, 22 September 2023.
Ketua GAMKI Belu, Gela Lay Rade menyampaikan bahwa kegiatan seminar ini bukan momentum untuk berpolitik praktis, tetapi sebaliknya menjadi momentum untuk menggugah kepedulian dan tindakan nyata yang harus dilakukan oleh seluruh komponen bangsa, termasuk gereja.
"Dalam melaksanakan tiga panggilan gereja untuk bersekutu, bersaksi dan melayani, maka gereja mesti menjadi salah satu komponen yang menyuarakan kepedulian terhadap realitas politik," ujarnya kepada POS-KUPANG.COM, usai kegiatan.
Baca juga: Kejari Belu Sosialisasi Pencegahan Korupsi Bagi 127 Kepala Desa di Malaka
Karena itu, menurutnya, salah satu komponen yang rentan untuk dilindungi oleh gereja agar tidak terkontaminasi dengan kondisi politik adalah pemuda (angkatan muda) atau pemilih pemula.
"Gereja harus melindungi angkatan muda Kristen (pemilih pemula) dari proses politik yang tidak sesuai dengan Iman Kristen," tambahnya.
Sementara Ketua Panitia Pelaksana, Yanrianto Taka Logo menambahkan bahwa seminar ini bertujuan untuk menggugah dan mengajak semua komponen bangsa termasuk gereja dan Lembaga pendidikan untuk menyuarakan kepedulian terhadap realitas politik yang dapat merusak kehidupan berbangsa dan bernegara.
Selain itu, kata dia juga memberikan pemahaman kepada gereja untuk turut berperan dalam menciptakan
politik yang bermartabat dalam perwujudan panggilan gereja untuk bersekutu, bersaksi dan melayani.
Yandrianto juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan seminar kebangsaan.
"Semoga kegiatan dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan demokrasi dan partisipasi kaum muda di Kabupaten Belu dalam menyukseskan pemilu yang sehat di tahun 2024 mendatang," pungkasnya.
Baca juga: Herman Herry Tak Ikut Pileg 2024, Masyarakat Belu Dukung Stevano Adranacus
Dalam kegiatan ini melibatkan narasumber dari Ketua DPP GAMKI, Ketua SINODE GMIT, Ketua KPUD Kabupaten Belu, Ketua Bawaslu dan Ketua DPC GAMKI Kabupaten Belu. (cr23)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.