Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Minggu 10 September 2023, Corectio Fraterna Menegur Dengan Kasih
Berikut ini isi renungan secara lengkap dari RP. John Lewar SVD, Corectio Fraterna Menegur dengan kasih
POS-KUPANG.COM- Renungan Harian Katolik berikut ditulis oleh RP. John Lewar SVD dengan judul ' Corectio Fraterna Menegur Dengan Kasih '.
Pada renungan kali ini RP. John Lewar SVD menulis Renungan Harian Katolik pada Minggu Biasa XXIII ini merujuk bacaan dari Yehezkiel 33: 7-9, Mazmur 95: 1-2.6-7.8-9 serta Roma 13: 8-10 dan Matius 18: 15-20.
Berikut ini isi renungan secara lengkap dari RP. John Lewar SVD, Corectio Fraterna Menegur dengan kasih.
Saudari-saudaraku yang terkasih dalam Kristus.
Membaca dan mendengar perikop injil hari minggu ini dalam Matius 18: 15-20, tentang “ Corectio Fraterna/Menasihati sesama saudara”, mengingatkan saya pada sekelumit perbincangan antara Toy dan Ben.
Keduanya teman sekolah dan sudah lama tidak bertemu. Setelah berbincang cukup lama dengan pengalaman hidup dan keluarga masing-masing, Ben bertanya tentang gereja karena Toy juga seorang katolik yang cukup aktif dalam hidup menggereja
. “Sekarang kegiatan pelayanan gerejamu bagaimana Toy?” Setelah menghela napas dan diam sejenak, kemudian Toy menjawab: “Ya itulah Ben saat ini aku pasif di gereja. Bahkan misapun tidak rutin dan kalaupun misa aku ikut di paroki lain.”
“Loh kenapa Toy? Dulu waktu jaman sekolah saya lihat kamu begitu aktif di kegiatan-kegiatan gereja.”
Jawab Toy: “Sebetulnya aku tetap aktif Ben, sampai sekitar dua tahun lalu aku melakukan suatu kesalahan yang tidak aku sengaja namun beritanya tersebar begitu cepat dan tidak sesuai dengan cerita sebenarnya sehingga aku menjadi sangat malu untuk sekedar bertemu dengan orang-orang di gereja.”
Kehidupan pelayanan seseorang, baik pelayanan di lingkungan masyarakat ataupun di gereja terkadang mengalami pasang surut.
Ketika nyala api pelayanan sedang berkobar-kobar maka semangat melayani menjadi begitu tinggi.
Kita akan melayani dengan penuh semangat. Namun sering juga terjadi, api semangat itu tiba-tiba padam, karena berbagai alasan, salah satunya mungkin karena dia melakukan satu kesalahan.
Terkadang kita sebagai teman, orang dekat atau orang di sekitarnya juga turut berperan dalam memadamkan api semangat itu.
Kesalahan yang seseorang lakukan seringkali menjadi konsumsi publik/orang lain di sekitar kita. Ketika kita tidak bisa menempatkan diri dengan bijak maka kitapun bisa turut andil dalam memadamkan semangat seseorang dalam melayani.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Sabtu 9 September 2023, “Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat”
Seperti kita ketahui bersama, dunia teknologi berkembang super cepat dewasa ini, sehingga segala informasi, baik informasi yang baik maupun yang tidak baik, benar maupun tidak benar bisa menyebar dengan begitu cepat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Pater-John-Lewar-SVD_03.jpg)