Berita Kota Kupang
ICRAF dan Politani Negeri Kupang Kerja Sama Lakukan MBKM Mandiri
Endri mengatakan, untuk program kerja ICRAF tersebut, terdapat tiga provinsi yang bekerja sama yaitu NTT, Sumatera Selatan dan Palembang.
Penulis: Elisabeth Eklesia Mei | Editor: Oby Lewanmeru
Max mengatakan, untuk Semester pertama, terdapat 12 mahasiswa yang ikut dalam program tersebut. Dan, untuk semester berikutnya juga 12 orang.
Max menambahkan dalam melakukan MBKM mandiri, biasanya mahasiswa harus tanggung sendiri. Sementara mahasiswa di Politani Kupang banyak yang berasal dari orang tua yang petani dengan pendapatan yang rendah. Hal itu pun membuat kesulitan.
Namun, lanjut dia, dengan adanya program dari ICRAF, Kampus Politani pun akan merasa terbantu.
"Nantinya ICRAF yang akan menanggung biaya transportasi, akomodasi dan diberikan uang saku kepada mahasiswa. Sehingga mahasiswa tertolong dan kami rasa ini bagus untuk mahasiswa," ujarnya.
Baca juga: Dosen dan Mahasiswa Politani Kupang Latih Warga Naioni Olah Potensi Lokal Jadi Produk Ekonomis
Max mengatakan, mahasiswa yang mengikuti program tersebut merupakan mahasiswa/i semester 7. Dimana, mereka akan di tempatkan di 12 Desa di Kabupaten TTS, NTT.
Selain bekerja sama dengan ICRAF, kata Max, Politani Kupang juga MoU dengan BKKBN. Dimana, Pihak BKKBN akan memberikan pembekalan pada mahasiswa politani sebelum turun ke lapangan terkait materi stunting.
"Sehingga dengan hal itu, mereka bisa berkontribusi mengajar masyarakat sekitar terkait tanaman holtikultura, tanaman umur panjang yang tentunya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat," ujarnya.
Max berharap, program kerja sama itu akan terus berlanjut. Sehingga bisa diikuti oleh banyak mahasiswa.
"Semoga para mahasiswa yang mengikuti program ini akan betul-betul mengikuti dengan serius. Sehingga apa yang didapatkan akan menghasilkan hal yang baik," harapnya. (cr20)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/pembekalan-mahasiswa-Politani.jpg)