Berita Sumba Timur
Lomba Pacuan Kuda Piala Bupati Sumba Timur Cup 2023 Libatkan 549 Ekor Kuda
Kalau sudah di lintasan pacuan kuda, biarkan kudanya saja yang berpacu karena tidak ada pejabat atau masyarakat di lintasan pacu
Penulis: Mutiara Christin Melany | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Christin Malehere
POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Lomba Pacuan Kuda memperebutkan Piala Bupati Sumba Timur Tahun 2023 kembali digelar di Lapangan Rihi Eti Prailiu, Kota Waingapu, Kamis 31 September 2023.
Kegiatan pacuan kuda yang akan berlangsung selama sembilan hari hingga Sabtu 9 September mendatang diikuti oleh 549 ekor kuda yang terbagi dalam 15 kelas.
Ketua panitia pelaksana, Dominggus Hina Kondanamu menjelaskan dalan 15 kelas, terbanyak dari kelas pemula mini berjumlah 141 ekor kuda.
Sedangkan kelas dengan jumlah kuda paling sedikit pada kelas Pemula super hanya ada delapan ekor kuda yang akan berpartisipasi.
Baca juga: BREAKING NEWS: Polres Sumba Timur Amankan 27 Kendaraan Tanpa Dokumen
Dominggus menambahkan, untuk Kelas Pemula Satu berjumlah 98 ekor kuda, kelas Pemula dua tercatat 67 ekor kuda, kelas Pemula tiga sebanyak 31 ekor, kelas E 28 ekor, kelas EE sebanyak 28 ekor dan kelas E super sebanyak 11 ekor.
Demikian pula untuk kelas D terdapat 25 ekor kuda yang ikut berlomba, kelas D Mini 14 ekor, kelas C 24 ekor, dan kelas B sebanyak 22 ekor.
Terakhir di kelas A ada 20 ekor kuda yang akan ikut berlomba, lalu 10 ekor berlomba di kelas AA dan kelas A super mempertemukan 11 ekor kuda.
Dominggus menambahkan tujuan lomba pacuan kuda untuk memperkenalkan Sumba Timur sebagai salah satu penghasil kuda terbanyak di Pulau Sumba, bahkan Provinsi NTT.
Demikian pula olahraga pacuan kuda sudah menjadi olahraga tradisional yang hidup dan bertumbuh kuat di masyarakat olahraga tradisional bisa terus tumbuh dan mengakar di dalam kehidupan masyarakat Sumba Timur.
"Tujuan kami melaksanakan lomba pacuan kuda ini adalah menjadi wadah untuk memperkenalkan lomba pacuan kuda kepada wisatawan yang berkunjung ke Sumba Timur," ujarnya.
Tujuan lainnya, mendukung peningkatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Sumba Timur.
Pasalnya, lomba pacuan tersebut, banyak kuda yang akan berpartisipasi dan darinya kuda-kuda yang mampu bersaing akan memiliki nilai jual yang tinggi.
"Kalau nilai jual kudanya jadi tinggi, pasti akan meningkatkan ekonomi masyarakat Sumba Timur," tandasnya.
Bupati Suma Timur, Khristofel Praing dalam sambutannya menegaskan lomba pacuan kuda adalah wujud kesetaraan antara semua pemilik kuda karena tidak ada perbedaan kelas masyarakat dan pejabat di arena pacuan kuda.
Baca juga: Tim Samsat Sumba Timur Silaturahmi dengan Kapolres Sumba Timur
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.