Berita Sumba Timur
Tim Samsat Sumba Timur Silaturahmi dengan Kapolres Sumba Timur
Maksud dari pertemuan tersebut adalah membicarakan berbagai hal berkaitan dengan peningkatan pendapatan daerah Provinsi NTT
Penulis: Edi Hayong | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM - Tim Samsat Sumba Timur, yang dipimpin Kepala UPT Pendapatan Daerah Provinsi NTT Wilayah Kabupaten Sumba Timur Oktavianus Mare, SS, Penanggung jawab Jasa Raharja Wilayah Sumba Timur Donny Rahma, perwakilan Jasa Raharja Putra Dekline Batura, pada Rabu 23 Agustus 2023, bertandang ke ruang kerja Kapolres Sumba Timur, AKBP Fajar Widyadharma.
Maksud dari pertemuan tersebut adalah membicarakan berbagai hal berkaitan dengan peningkatan pendapatan daerah Provinsi NTT yang bersumber dari pajak kendaraan bermotor, khususnya di wilayah Kabupaten Sumba Timur.
Demikian rilisan berita yang dikirim Kepala UPT Pendapatan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur Wilayah Kabupaten Sumba Timur, Oktavianus Mare, SS ke POS-KUPANG.COM, Kamis 24 Agustus 2023 malam.
Baca juga: Tujuh Personel Polri Jalani Sidang BP4R, Kapolres Sumba Timur Beri Pesan Ini
Disebutkan Oktavianus, poin penting dari pertemuan itu adalah pihaknya mengharapkan dukungan penuh dari Kapolres Sumba Timur, untuk melakukan penertiban dokumen pajak kendaraan bermotor.
Sekaligus memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang masa pemberlakuan Amnesty Pajak Kendaraan bermotor, yang meliputi Penghapusan seluruh denda Pajak, Pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Kedua dan Seterusnya, yang berlaku sampai dengan tanggal 5 September 2023.
Hal ini, dimaksudkan agar membantu meringankan beban pemilik kendaraan dapat melunasi pajak tertunggak, terlambat dan juga proses bea balik nama kendaraan, khusus kendaraan yang masih berplat luar wilayah.
Mengingat kendaraan luar wilayah yang ada di wilayah Kabupaten Sumba Timur hampir sebanding dengan kendaraan yang beralamat Sumba Timur.
Baca juga: Bupati Sumba Timur Tanda Tangan PKS Optimalisasi Pajak Pusat dan Daerah
Ia menyayangkan masyarakat Sumba Timur lebih mencintai daerah lain, dibandingkan daerahnya sendiri.
Terbukti dengan lebih memilih untuk memiliki kendaraan dari luar wilayah, dibandingkan kendaraan dalam wilayah sendiri atau Sumba Timur, yang nyatanya pajak kendaraan dibayarkan untuk daerah yang sudah makmur secara PAD.
Sebab, pemilik kendaraan beralamat luar wilayah menikmati fasilitas dan juga memperebutkan jumlah quota Bahan Bakar Minyak (BBM) sesuai dengan jumlah potensi kendaraan beralamat dalam wilayah NTT atau Sumba Timur.
Sementara Kapolres Sumba Timur, AKBP Fajar Widyadharma, mengatakan bahwa dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang bersumber dari pajak kendaraan bermotor, tentu jajarannya mendukung penuh.
Sekaligus melakukan kegiatan bersama untuk penertiban dokumen pajak dan juga terus mengimbau pengendara bermotor, untuk taat dan tertib berlalu lintas di jalan raya. (yon)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lain di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.