Berita Ende

Gandeng Bank Indonesia, Anggota DPR RI Ahmad Yohan Ajak Tokoh Agama Kembangkan UMKM Kabupaten Ende

Diskusi publik tersebut mengangkat tema "Optimalisasi Peran Tokoh-tokoh Agama Dalam Pengembangan UMKM di Kabupaten Ende".

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Anggota DPR RI, Ahmad Yohan saat memberikan sambutannya dalam kegiatan diskusi publik tentang peran desa dalam upaya mendorong digitalisasi UMKM di Ende, Rabu 23 Agustus 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM, ENDE - Anggota DPR RI, Ahmad Yohan menggandeng Bank Indonesia (BI) melaksanakan kegiatan diskusi publik bersama dengan para tokoh agama di Kabupaten Ende. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Hotel Flores Mandiri, Rabu 23 Agustus 2023.

Diskusi publik tersebut mengangkat tema "Optimalisasi Peran Tokoh-tokoh Agama Dalam Pengembangan UMKM di Kabupaten Ende".

Dalam kegiatan diskusi tersebut, Ahmad Yohan mengajak para tokoh agama untuk ikut berpartisipasi dal upaya untuk mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Ende.

Baca juga: Ikatan Alumni Ndao NTT Sumbang Rp 94 Juta untuk Taman Pendidikan Frateran Ndao Ende

Menurut anggota Komisi XI DPR RI itu, pengembangan UMKM sangat penting dilakukan karena dapat menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan di daerah tersebut.

Ia menjelaskan, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebenarnya memiliki banyak sekali potensi untuk dikembangkan seperti potensi wisata dan potensi hasil pertanian.

Namun dua sektor tersebut belum dikembangkan secara optimal oleh pemerintah maupun oleh masyarakat. Bahkan sebagian masyarakat sering sekali menyalahkan pemerintah karena pemerintah tidak mengembangkan potensi yang ada.

Padahal tugas mengembangkan potensi yang ada adalah tugas semua pihak, termasuk tugas dari para tokoh agama untuk memberdayakan dan meningkatkan ekonomi umatnya.

Baca juga: Polres Ende Tanam 250 Berbagai Jenis Anakan Pohon di Kaki Gunung Meja

Untuk itu, dirinya bersama dengan Bank Indonesia terus melaksanakan kegiatan diskusi publik untuk bersama menggerakkan dan mengembangkan UMKM di Provinsi NTT.

Selain melakukan diskusi, sejak beberapa tahun yang lalu, dirinya bersama dengan mitra kerja seperti Bank Indonesia telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 9 miliar untuk mengembangkan UMKM di NTT.

"Kami dorong puluhan miliar dari lembaga perbankan seperti BNI, BRI, dan lembaga perbankan lainnya dalam upaya mengembangkan UMKM di Provinsi NTT ini," ujarnya.

Bahkan, dirinya juga sudah banyak mengucurkan program pemberdayaan yang dilakukan bersama dengan gereja seperti program pemberdayaan ikan bandeng, cabe, dan sayur.

Baca juga: HUT RI ke -78, 169 Orang Warga Binaan Lapas Ende Terima Remisi Umum 17 Agustus

"Dan program pemberdayaan itu berhasil. Oleh karena itu, kita harus gerakan UMKM kita untuk menekankan angka kemiskinan dan pengangguran," ungkapnya.

Ia berharap, para tokoh agama di Kabupaten Ende dapat menggerakkan anak-anak muda seperti remaja masjid, OMK, dan kaum milenial lainnya untuk mengembangkan UMKM di tempatnya masing-masing.

"Nanti bersama dengan mitra kerja saya bantu untuk akses permodalan. Ada program pemberdayaan kita bisa bantu untuk memberdayakan anak muda kita," ujarnya.

Baca juga: Semarak HUT RI Ke-78, Lapas Ende Gelar Aneka Perlombaan Bagi Pegawai dan Warga Binaan

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved