Berita Kabupaten Kupang

Klasis Fatuleu Barat Gelar Sidang Pemilihan Ketua Ketua Majelis Klasis

gosip-gosip ataupun intimidasi dari pihak tertentu, kita jangan terjebak. Kita bangun persekutuan bukan perselisihan

Penulis: Yohanes Alryanto Tapehen | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-DOK
FOTO BERSAMA - Foto bersama Klasis Fatuleu Barat mengadakan Sidang Klasis yang ke 5 di Gereja Jemaat Fatusukif Naifalu Kecamatan Fatuleu Tengah, Senin 21 Agustus 2023  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Tapehen

POS-KUPANG.COM, OELAMASI - Klasis Fatuleu Barat mengadakan Sidang Klasis yang ke 5 di Gereja Jemaat Fatusukif Naifalu Kecamatan Fatuleu Tengah, Senin 21 Agustus 2023

Sidang itu dihadiri oleh Bupati Kupang Korinus Masneno Anggota DPRD Kabupaten Kupang Otniel Bobsuni, Camat Fatuleu Tengah Filmon Lalan, Kabag Umum Setda John Sula, Kabag Kesra Benny Markus, Kabag Prokopim Benidiktus Selan, dan para pendeta se-Klasis Fatuleu Barat.

Sidang ini untuk memilih ketua majelis klasis Fatuleu Barat periode 2024 - 2027 yang telah diusulkan calon sebanyak  lima orang calon.

Salah satunya Pendeta Merits Nenoliu yang adalah KMK Fatuleu Barat saat ini. Dirinya diusulkan kembali sebagai balon KMK Fatuleu Barat periode 2024-2027.

Baca juga: Jelang Akhir Masa Jabatan, Bupati Kupang Klaim Sukses Bangun Kabupaten Kupang

Meskipun diajukan kembali sebagai salah satu calon, Pendeta Merits Nenoliu mengatakan ajang pemilihan KMK merupakan ajang pemilihan hamba Tuhan. Ia percaya bahwa siapapun yang terpilih nantinya adalah pilihan Tuhan.

"Moment demokrasi gerejawi seperti ini artinya kita dapat berjumpa dengan Allah dalam pelayanan GMIT. Apabila ada informasi hoax, gosip-gosip ataupun intimidasi dari pihak tertentu, kita jangan terjebak. Kita bangun persekutuan bukan perselisihan. Lima calon yang ada, semuanya milik Tuhan," kata dia.

Sementara Bupati Masneno pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan gereja kepada pemerintah, yang mana selalu melibatkan pihak pemerintah dalam acara-acara gereja.

Baginya, gereja adalah salah satu pilar utama pembangunan manusia di Kabupaten Kupang.

"Gereja berperan penting dalam meningkatkan nilai-nilai kemanusiaan. Memanusiakan manusia menjadi manusia seutuhnya baik dalam iman, mental maupun spiritual. Apapun program dan sasaran, rujukannya untuk keberlanjutan pembangunan dan hidup jemaat lebih baik," tutur Masneno.

"Moment ini dipakai sebaik-baiknya ada nilai kasih. Boleh berbeda pandangan, asalkan tetap satu hati menjadi satu kesatuan untuk bangkit bersama Jemaat dalam pelayanan. Semoga pesta demokrasi di lingkungan gereja ini, Tuhan tunjukkan yang nyata. Mari bergandengan tangan bantu pemerintah untuk kehidupan lebih baik. Yang memilih, pilihlah dengan kasih, taburlah kasih. Dia yang terbaik akan dipilih Tuhan untuk mengayomi," ucapnya.(ary)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

 

 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved