Berita Internasional
PM Malaysia Anwar Ibrahim Sebut Indonesia Tetangga Penting dan Saling Melengkapi
Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim menyebut Indonesia sebagai tetangga penting bagi Malaysia, yang mesti saling melengkapi.
POS-KUPANG.COM, KUALA LUMPUR - Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim menyebut Indonesia sebagai tetangga penting bagi Malaysia, oleh karena itu kedua negara harus dapat saling melengkapi.
Dia mengatakan kedua negara memiliki banyak kesamaan dan bekerja sama dengan sangat baik di sektor pemerintah dan swasta.
“Menurut saya, daripada bersaing ketat, kita harus bisa saling melengkapi, dan itu yang menjadi 'spirit' pembicaraan saya dengan Presiden RI Joko Widodo dan ditindaklanjuti oleh industri,” ujarnya saat wawancara eksklusif dengan Percakapan The CNBC Conversation, Senin 21 Agustus 2023.
Anchor Martin Soong bertanya kepada Anwar apakah Malaysia akan bersaing dengan Indonesia untuk membangun rantai pasokan baterainya, dari penambangan hingga perakitan, di tengah minat investasi Tesla.
Perdana menteri mengatakan Malaysia telah memproduksi baterai sendiri dan mampu menawarkan keuntungan bagi pembuat kendaraan listrik (EV).
“Pemahamannya tentu saja untuk membeli baterai kami. Mereka lebih murah dan diproduksi secara lokal, dan (berada pada) keuntungan, itulah yang mereka katakan. Mengapa mereka harus membawa baterai dari seluruh dunia?
“Yang penting kita punya kapasitas untuk memproduksi suku cadang atau baterai yang dibutuhkan mobil,” kata Anwar.
Baca juga: Kapolri Sampaikan Permohonan Maaf Jokowi yang Tak Hadiri AMMTC ke-17 di Labuan Bajo
Sementara itu, Anwar mengatakan bukan hal baru bagi investor asing untuk memegang 100 persen kepemilikan saham di Malaysia.
"Ada pengecualian yang diberikan untuk transformasi digital, atau aktivitas atau investasi terkait teknologi informasi (TI) ... kami telah melakukannya di masa lalu, (tetapi) sangat selektif," katanya ketika ditanya apakah Tesla akan menjua EV-nya di negara itu tanpa izin yang disetujui (AP - Approved Permit) adalah langkah 'pembatasan tanpa lisensi' satu kali atau tanda bergerak maju yang memungkinkan orang lain untuk mengikutinya.
“Jadi masalahnya bukan hanya Elon Musk. Saya pikir sangat diperlukan di negara ini untuk memberikan kepercayaan dan partisipasi para pemain kami yang tertarik dengan SpaceX, di mana tiga perusahaan Malaysia (terlibat),” katanya, tanpa menjelaskan lebih lanjut.
Indonesia dorong produksi dan penjualan kendaraan listrik
Pemerintah Indonesia menggunakan pameran mobil Jakarta untuk menggandakan rencana untuk mendorong produksi dan penjualan kendaraan listrik di pasar mobil terbesar di Asia Tenggara, tetapi pembeli belum terjual.
Premi harga kendaraan listrik (EV), pertanyaan tentang ketersediaan stasiun pengisian dan keraguan tentang merek baru adalah alasan untuk menahan diri untuk saat ini, kata pengunjung pameran otomotif di Tangerang, di pinggiran Jakarta.
Dody Hartono, seorang pengunjung pameran mobil yang berencana membeli EV pertamanya pada tahun 2024, mengatakan dia menginginkan kesepakatan yang lebih baik.
“Kita harus membuat orang tertarik dulu dengan EV, dimulai dengan harga yang seharusnya 60 persen lebih murah,” kata pria 54 tahun itu.
PM Malaysia Anwar Ibrahim
Presiden Joko Widodo
Indonesia
kendaraan listrik
produksi baterai
Pos Kupang Hari Ini
POS-KUPANG.COM
Kisah Menarik dari Jepang yang Mulai Kewalahan karena Populasi Turun Drastis |
![]() |
---|
Hyundai Engineering Minta Maaf Atas Musibah Ambruknya Jembatan yang Tewaskan 4 Orang |
![]() |
---|
Bandara Turkiye Ditutup Selama 1 Jam Gara-gara Penampakan Benda Langit Diduga UFO |
![]() |
---|
Bus Masuk Jurang di Bolivia Menelan Korban Jiwa 30 Orang |
![]() |
---|
Istri Bung Karno, Ratna Sari Dewi Melepas Status WNI Demi Jadi Caleg Jepang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.