AMMTC di Labuan Bajo

Kapolri Sampaikan Permohonan Maaf Jokowi yang Tak Hadiri AMMTC ke-17 di Labuan Bajo

Meski demikian, kata Sigit, Presiden Jokowi memberikan salam hangat kepada seluruh delegasi yang hadir mengikuti AMMTC ke-17.

Penulis: Engelbertus Aprianus | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan sambutan saat pembukaan AMMTC ke-17 di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Senin 21 Agustus 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Berto Kalu

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permohonan dari Presiden Jokowi untuk delegasi AMMTC ke-17 karena tidak bisa hadir langsung mengikuti pertemuan tersebut.

Pasalnya kepala negara sedang lawatan ke Benua Afrika. Jokowi berangkat ke Afrika pada Minggu 20 Agustus 2023. Ia mengunjungi Kenya, Tanzania, Mozambik, dan Afrika Selatan.

Meski demikian, kata Sigit, Presiden Jokowi memberikan salam hangat kepada seluruh delegasi yang hadir mengikuti AMMTC ke-17.

Pertemuan AMMTC ke-17 dipimpin langsung oleh Kapolri Sigit mewakili Presiden Jokowi. Dalam pertemuan itu Sigit menekankan pentingnya kerja sama antar negara ASEAN dalam memberangus kejahatan transnasional.

Baca juga: Parade Budaya Memeriahkan AMMTC Ke-17 di Labuan Bajo, NTT

"Kerja sama dan upaya terkoordinasi adalah kunci untuk menghadapi kejahatan transnasional sebagai musuh bersama," kata Sigit saat membuka pertemuan AMMTC di Hotel Meruorah Labuan Bajo, Senin 21 Agustus 2023.

Sigit melanjutkan, seluruh negara dewasa tengah menghadapi situasi ketidakpastian global. Namun, pada situasi itu negara kawasan ASEAN mampu tampil sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dunia sesuai dengan tema keketuaan ASEAN tahun ini 'ASEAN Matters Epicentrum of Growth'.

Karena itu, Indonesia menyadari bahwa kunci menjaga tren positif itu adalah stabilitas dan keamanan di kawasan yang harus selalu kondusif. Sigit menyebut, kejahatan transnasional menjadi ancaman nyata bagi stabilitas dan keamanan dunia.

Baca juga: BREAKING NEWS: Presiden Jokowi Buka Secara Resmi AMMTC ke-17 di Labuan Bajo 

"Sebagaimana yang disampaikan oleh Bapak Presiden RI, Ir. Joko Widodo bahwa tidak ada satu negara pun yang berhasil mencapai sebuah kemakmuran saat kondisinya tidak stabil," ujarnya.

"Kami telah melakukan pertemuan tingkat working group, SOMTC ke-23 dan pertemuan terkait lainnya dibawah AMMTC. Kami saling bertukar pandangan terkait tren kejahatan transnasional terkini seperti penyalahgunaan teknologi dalam berbagai aktivitas kriminal, hot spot kejahatan transnasional. Modus operandi baru yang dikembangkan untuk menghindari deteksi penegak hukum, dan kerja sama antar kelompok kejahatan transnasional yang berbeda," jelasnya.

Baca juga: Masyarakat Diminta Jaga Stabilitas Keamanan Jelang Pelaksanaan AMMTC di Labuan Bajo

Menurut Sigit, Indonesia dan Polri terus berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama dengan berbagai forum dan mekanisme yang ada seperti pertukaran informasi, pemanfaatan teknologi, pembangunan kapasitas, police-to-police, handing over, joint investigations, mutual legal assistance, dan ekstradisi.

"Kami juga terus melakukan evaluasi terhadap regulasi, kerangka kerja, kapasitas penegak hukum, dan kerja sama yang telah ada agar dapat berjalan lebih efektif dan adaptif dalam menghadapi perkembangan kejahatan transnasional," tutur Sigit.

Karena itu menurut Sigit, pertemuan AMMTC ini menjadi forum strategis untuk berbagi pandangan dalam menentukan strategi, kebijakan, dan upaya nyata penanggulangan kejahatan transnasional di kawasan.

 

Untuk informasi, dalam AMMTC ke-17 akan mengadopsi 4 draft deklarasi, yakni; Deklarasi Labuan Bajo tentang percepatan proses penegakan hukum dalam menanggulangi kejahatan lintas negara.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved