Berita Sumba Barat Daya

Kapolres Sumba Barat Daya Bantah Keras Lakukan Pungutan Kepada Kades Untuk Gelar Pacuan Kuda

AKBP Sigit Harimbawan menegaskan tidak benar pula melakukan pungutan sejumlah uang kepada kepala desa di Sumba Barat Daya untuk mensukseskan

Penulis: Petrus Piter | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
Kapolres Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), AKBP Sigit Harimbawan membantah keras semua tuduhan yang disampaikan para demonstran saat melakukan aksi demonstrasi ke Kantor Polres Sumba Barat Daya, Selasa 15 Agustus 2023. 

Laporan  Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG COM, TAMBOLAKA - Kapolres Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), AKBP Sigit Harimbawan membantah keras semua tuduhan yang disampaikan para demonstran saat melakukan aksi demonstrasi  ke Kantor Polres Sumba Barat Daya, Selasa 15 Agustus 2023.

AKBP Sigit Harimbawan menegaskan  tidak benar  pula melakukan pungutan sejumlah uang kepada Kepala Desa di Sumba Barat Daya untuk mensukseskan pelaksanaan kegiatan pacuan kuda tahun 2023 ini maupun tuduhan pungutan lainnya.

Beberapa kepala desa justru secara sukarela memberikan sumbangan sebagai bentuk dukungan dan  partisipasinya mensukkseskan kegiatan pacuan kuda.

Baca juga: BREAKING NEWS: Germasum Peduli Sumba Serahkan Tujuh Tuntutan Saat Demo ke Polres Sumba Barat Daya

Baginya kegiatan pacuan Kuda merupakan upaya nyata melestarikan warisan budaya  leluhur masyarakat Sumba.

Demikian tanggapan Kapolres Sumba Barat Daya, AKBP Sigit Harimbawan ketika dikonfirmasi tentang tujuh tuntutan para demonstran sebagaimana dibacakan pada saat melakukan aksi demonstrasi di Kantor Polres Sumba Barat Daya, Selasa 15 Agustus 2023 pagi.

Menurutnya, dukungan ini juga bertujuan untuk memperkuat kolaborasi yang baik antara masyarakat dan aparat kepolisian. Dan kegiatan pacuan kuda tidak hanya berdampak pada pelestarian tradisi tetapi juga  membawa dampak positif lainnya.

Menurutnya, acara ini memberikan kesempatan kepada masyarakat yang memiliki minat dalam memelihara   kuda untuk meningkatkan nilai ekonominya.

Karena itu, Kapolres AKBP Sigit Harimbawan kembali menegaskan sekaligus meluruskan  bahwa tidak benar  informasi   beredar  menyebutkan Kapolres Sumba Barat Daya  meminta uang kepada para kepala desa. Para kepala desa justru secara sukarela memberikan bantuan untuk mendukung kelancaran kegiatan pacuan kuda itu. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved