Berita Kota Kupang
Camat di Kota Kupang Dukung Deklarasi Pilar 2 STBM
I Wayan menyebut warga yang ada juga telah memiliki tempat cuci tangan. Baginya dampak pandemi covid-19 lalu, memang memberi efek.
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Camat di Kota Kupang mendukung deklarasi pilar 2 STBM, terkait dengan cuci tangan dengan sabun, yang direncanakan berlangsung tanggal 17 Agustus 2023.
Camat Kelapa Lima I Wayan Astawa mengatakan, hasil verifikasi pilar 2 STBM di wilayahnya mengungkapkan warga setempat sudah paham tahapan mencuci tangan dengan baik.
"Kecamatan Kelapa Lima dari 40 warga atau sampel yang di teliti, semuanya sudah melakukan dengan baik dan benar," kata dia, Senin 7 Agustus 2023.
I Wayan menyebut warga yang ada juga telah memiliki tempat cuci tangan. Baginya dampak pandemi covid-19 lalu, memang memberi efek.
Baca juga: Gadis Asal Timor Tengah Utara Korban Rudapaksa, Kapolsek Kelapa Lima: 6 Pelaku Masih DPO
Sebab, masyarakat disadarkan untuk mencuci tangan pada air mengalir dengan sabun. Menurut dia, pola hidup bersih ini yang patut dijaga.
Adanya deklarasi pilar 2 STBM ini, baginya akan mempertegas lagi mencuci tangan dengan baik dan benar. Ia pun berharap masyarakat di Kelapa Lima mulai membiasakan diri akan hal itu.
Saya tetap mengimbau kepada masyarakat, ayo mari mulai merubah perilaku kita dengan menjaga kesehatan dengan mulai dari hal-hal kecil, pada air yang mengalir dan sabun," jelasnya.
Pihaknya juga mendorong masyarakat agar menyiapkan tempat cuci tangan lebih spesifik. I Wayan mengingatkan masyarakat sebelum memasak, bisa mencuci makanan dengan bersih dan menutup makanan yang sudah tersaji.
Camat Alak, Yulianus Willem Pally juga mengaku mendukung adanya deklarasi pilar 2 STBM ini. Meski begitu, ia meminta agar adanya upaya pemenuhan air bersih bagi warga.
Dia beralasan, air bersih menjadi faktor penting dalam menerapkan pilar 2 STBM berkaitan dengan cuci tangan menggunakan sabun dan pada air mengalir. Willem menyampaikan itu sehubungan dengan kondisi air bersih di wilayahnya belum teraliri secara menyeluruh ke rumah warga.
Willem meminta pemerintah bisa memikirkan juga hal ini. Ia menyodorkan agar adanya pemasangan 5000 sambungan rumah di Kecamatan Alak guna mendukung adanya penerapan pilar 2 STBM. (fan)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.