Berita Kota Kupang
BREAKING NEWS: Anak Tak Dapat Sekolah Meski Masuk Zonasi, Warga Oetete Protes di Depan SMAN 1 Kupang
Bambang Pellokilla mengatakan banyak anak di Kelurahan Oetete yang menjadi korban dari sistem Zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB Online.
Penulis: Mutiara Christin Melany | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Christin Malehere
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Puluhan warga melakukan aksi protes di depan gerbang SMAN 1 Kupang, Senin 7 Agustus 2023.
Warga yang berdomisili di sekitar SMAN 1 Kupang, terutama dari wilayah Kelurahan Oetete membawa tulisan antara lain "Pak Menteri Pendidikan Tolong Perhatikan Pendidikan di Kota Kupang".
Ada juga tulisan "Kami menolak bersekolah di swasta," ada juga tulisan "SMAN 1 Kupang milik warga Oetete,".
Perwakilan orang tua, Bambang Pellokilla mengatakan banyak anak di Kelurahan Oetete yang menjadi korban dari sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB Online.
Baca juga: BREAKING NEWS: Kadis Pendidikan NTT Kembali Berlakukan Siswa SMA/SMK Sekolah Jam 5 Pagi
"sistem zonasi tidak lagi mengakomodir anak-anak di sekitar SMAN 1 Kupang, sedangkan siswa dari luar seperti Oesapa, Naibonat, Camplong, itu diterima di SMAN 1 Kupang," jelas Bambang.
Selain itu, banyak anak yang orangtuanya tidak mampu, sehingga tidak mampu bersekolah di sekolah swasta.
"Banyak anak yang orangtuanya tidak mampu secara ekonomi sehingga tidak mampu bersekolah di sekolah swasta," tambah Bambang.
Pihaknya menegaskan jika tidak ada keputusan dan kebijakan dari pimpinan SMAN 1 Kupang dan Dinas Pendidikan, maka orangtua mengancam akan menyegel sekolah tersebut.
"Kami menunggu keputusan terbaik dari pihak sekolah dan dinas, jika tidak ada solusi maka kami akan menyegel sekolah ini," pungkasnya. (zee)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lain di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.