Viral Warga NTT Disiksa di Batam
Kepala Dusun Daudolu Rote Sebut Wanita yang Dianiaya di Batam Bukan Warganya
Ia menjelaskan, dalam video itu ada disebutkan nama Batu Putih, namun dirinya mengetahui persis identitas masyarakatnya.
Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti
POS-KUPANG.COM, BA'A - Kepala Dusun Daudolu, Desa Daudolu, Kecamatan Rote Barat Laut, Yensy Ndolu menyebut seorang wanita remaja yang dianiaya di Batam bukan masyarakatnya.
"Memang tadi malam Ibu Kepala Desa ada kirim video itu di grup WhatsApp, tapi wanita itu bukan tinggal di sini," kata Yensy saat diwawancarai POS-KUPANG.COM di rumahnya pada Rabu, 02 Agustus 2023.
Ia menjelaskan, dalam video itu ada disebutkan nama Batu Putih, namun dirinya mengetahui persis identitas masyarakatnya.
Baca juga: Viral Warga Rote NTT Disiksa dan Nyaris Diperkosa di Batam, Kabur dari Tempat Kerja
"Ada sebut Batu Putih, katong (kami) sonde (tidak) kenal dia. Memang di sini ada lokasi kecil nama Batu Putih yang ada di Dusun Daudolu, tapi nona itu bukan dari sini," tandasnya.
Menurut Yensy, mungkin orang asli Rote yang lahir besarnya di Kabupaten TTS.
"Di sini ada tempat nama Batu Putih dekat dengan tambak garam dan tambak udang," ujar dia. (rio)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Remaja-Putri-Rote-NTT-Disiksa-di-Batam.jpg)