Viral Warga NTT Disiksa di Batam

Viral Warga Rote NTT Disiksa dan Nyaris Diperkosa di Batam, Kabur dari Tempat Kerja

Seorang remaja perempuan asal Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur mengalami penyiksaan dan nyaris diperkosa di Batam, Kepulauan Riau.

Editor: Alfons Nedabang
TANGKAPAN LAYAR
Seorang remaja putri (kiri) asal Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur mengalami penyiksaan dan nyaris diperkosa di Batam, Kepulauan Riau. Foto kanan, warga NTT mendatangi tempat kerja dan berdialog dengan pemilik perusahaan di Batam. 

POS-KUPANG.COM - Seorang remaja putri asal Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur mengalami penyiksaan dan nyaris diperkosa di Batam, Kepulauan Riau.

Selain itu, korban juga tidak memperoleh gaji. Hal itu membuat dia terpaksa kabur dari tempat kerjanya.

Informasi mengenai peristiwa tersebut menyebar melalui aplikasi percakapan WhatsApp dan viral di media sosial. 

Ada dua video yang diperoleh POS-KUPANG.COM. 

Dalam video berdurasi 46 detik, seorang pria menyampaikan bahwa dia sedang bersama korban di daerah Pasir Putih, Batam.

Dia tidak mengungkapkan identitas remaja perempuan itu, hanya menyebut korban berasal dari Batu Putih, Rote.

"Saya berada di daerah Pasir Putih, bersama saudari dari Batu Putih, Rote Ndao. Miris sekali kondisinya. Dia mengalami penyiksaan dan gaji tidak dibayar," jelas pria tersebut.

"Dia ditelanjangi, divideoin sampai mau diperkosa. Mohon bantuan bapa ibu," tambahnya.

Baca juga: Viral Pemotor Jambret Perempuan Tua Kota Kupang Terekam CCTV, Warganet Rame-Rame Kecam

Baca juga: Viral Curhat Anggota Pesparani Nasional 2022 Kota Kupang Minta Panitia Bayar Uang Saku

Tampak dalam video, remaja perempuan asal Rote Ndao sedang duduk, memakai baju hitam motif bunga-bunga dipadu celana jeans pendek warna biru. Tubuhnya juga dibalut jaket abu-abu. 

Pada video kedua berdurasi 4 menit 16 detik, sekelompok warga NTT mendatangi tempat kerja remaja perempuan asal Rote di Batam.

Tampak terlihat dalam video, papan nama perusahaan PT Tugas Mulia.

Terjadi perang mulut antara warga NTT dengan seorang perempuan yang diduga pemilik PT Tugas Mulia.

"Ini demi marwah dan harga diri kami orang NTT," teriak seorang laki-laki muda.

Perempuan pemilik perusahaan itu menegur warga NTT agar jangan bersuara keras. "Jangan main kasar," tegur dia.

"Mau kalian apa," ujarnya lagi.

Reporter Tribun Batam, grup POS-KUPANG.COM, sedang berupaya mengkonfirmasi pihak-pihak terkait. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

 

 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved