KLB Rabies
Rabies di Talibura Sikka Meningkat, 52 Kasus Gigitan, Dua Warga Meninggal Dunia
Vaksin anti rabies dengan merk Rabisin untuk hewan ini merupakan bantuan dari Ketua Bhayangkari, Juliati Sigit Prabowo.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto
POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Pasca meningkatkannya kasus rabies akibat gigitan dari hewan penular rabies (HPR), Polres Sikka menggelar vaksinasi massal untuk hewan penular rabies (HPR) yang menyasar tiga desa di Kecamatan Talibura Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Rabu 2 Agustus 2023.
Kegiatan vaksinasi ini melibatkan petugas vaksinator dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka dan dibantu pemerintah desa setempat.
Vaksin anti rabies dengan merk Rabisin untuk hewan ini merupakan bantuan dari Ketua Bhayangkari, Juliati Sigit Prabowo.
Petugas vaksinator, pemerintah desa setempat bersama anggota Sub Sektor Nebe Polsek Waigete Polres Sikka menyisir tiga desa yakni Desa Udekduen, Desa Hikong dan Desa Timutawa, Kecamatan Talibura untuk melakukan vaksinasi.
Baca juga: BREAKING NEWS: Warga Talibura Sikka Rebutan Vaksin Anti Rabies Gratis
Ratusan warga pun antusias membawa hewan penular rabies (HPR) untuk mendapatkan Vaksin anti rabies (VAR).
Kepala Sub Sektor Nebe,Polsek Waigete , Polres Sikka, Aipda Sadriyanto mengatakan, kegiatan vaksinasi untuk hewan penular rabies ini bertujuan untuk meminimalisir kasus rabies di Kabupaten Sikka.
Dikatakannya, terkhusus di wilayah Kecamatan Talibura hingga saat kasus gigitan meningkat. Tercatat 52 kasus gigitan dan dua orang meninggal dunia akibat digigit rabies.
Hingga saat ini, petugas masih menyisir tiga desa di wilayah Kecamatan Talibura untuk melakukan vaksinasi. (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lain di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.