Berita Nasional
Anak Ferdy Sambo Lolos Akpol, Pakar Psikologi: Tribrata Putra Mampu Bertahan di Situasi Sulit
Anak mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri Irjen Ferdy Sambo, Tribrata Putra, lolos seleksi masuk Akpol Tahun 2023.
POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Anak mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Ferdy Sambo, Tribrata Putra, lolos seleksi masuk Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2023.
Hal itu dibenarkan oleh AsSDM Kapolri, Irjen Pol Dedi Prasetyo. "Iya benar (masuk Akpol sesuai kapasitasnya)" tutur Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Kamis 27 Juli 2023.
Dedi Prasetyo menyebut semua orang bisa memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi bagian dari Korps Bhayangkara.
Ia menjelaskan, siapa pun yang lolos seleksi masuk Akpol memang sudah memiliki kapasitas yang mumpuni sesuai syarat yang diberikan.
Artinya, Tribrata Putra juga memiliki kemampuan tanpa melihat latar belakang orangtuanya. "Semua memiliki hak yang sama atau equality," ujar Dedi Prasetyo.
Sebelumnya, ramai di sosial media kabar soal Tribrata Putra Sambo lolos seleksi masuk Akpol Tahun Ajaran 2023. Kabar ini diunggah oleh sebuah akun TikTok bernama @kepokedinasa.
Baca juga: Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Ajukan Kasasi
Dalam unggahannya memperlihatkan Tribrata Putra mengenakan seragam hijau loreng dengan sikap istirahat di tempat. Sementara narasinya tertulis, "alhamdulilah pendidikan Akpol Den 58 segera dimulai".
Ferdy Sambo merupakan mantan petinggi Polri yang terlibat kasus pembunuhan berencana anak buahnya sendiri, Brigadir J. Peristiwa itu terjadi pada 8 Juli 2022.
Ia dinyatakan bersalah dan terlibat dalam penembakan Brigadir J serta perintangan penyidikan (obstruction of justice) pengungkapan kasus tersebut. Ferdy Sambo divonis hukuman mati.
Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri Amril mengatakan lolosnya putra Ferdy Sambo masuk Akpol membuktikan bahwa Tribrata Brata tetap mampu bertahan di tengah situasi sulit.
"Bahwa anak FS kemudian bisa melalui tahap seleksi Akpol yang pasti sangat ketat dan berat, itu bukti anak FS tetap mampu bertahan di tengah situasi sulit. Dalam bahasa psikologi, anak FS punya daya lenting dalam situasi kritis," kata Reza Indragiri dalam keterangan yang diterima, Kamis 27 Juli.
Baca juga: MA Siapkan Lima Hakim Agung, Tentukan Nasib Vonis Mati Ferdy Sambo
Ia pun mengungkap lolosnya Brata masuk Akpol tak lepas dari peran psikolog anak sekaligus Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi saat kasus kematian Brigadir Josua Hutabarat yang menjerat Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi mencuat.
"Saya teringat dulu ketika Kak Seto mengimbau publik agar jangan menghujat anak-anak Ferdy Sambo. Anak-anak, kata Kak Seto, berhak dilindungi dari tindak kekerasan dan diskriminasi. Saya juga terima kabar, Kak Seto dkk ke Mako Brimob dan Magelang," ungkapnya.
Lanjut dia, dengan komitmen yang diberikan Kak Seto, patut publik berasumsi, resiliensi anak Ferdy Sambo juga dihasilkan dari keberpihakan Kak Seto pada anak-anak, tak terkecuali anak-anak Ferdy Sambo.
Reza mengatakan setelah lolos Akpol, Tribrata harus mampu melayani-melindungi-mengayomi, terhadap keluarga mendiang Josua.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Ferdy-Sambo-dan-Tribrata-Putra.jpg)