Berita Ende
Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme NTT Gelar Kenduri Desa Damai di Kota Ende
sebagai anak daerah harus menjaga adanya radikalisme, intoleransi, dan terorisme di daerah kita masing-masing
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi
POS-KUPANG.COM, ENDE - Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melaksanakan kegiatan Kenduri Desa Damai di Masjid Raya, Kota Ende, Sabtu 22 Juli 2023 pagi. Kegiatan tersebut mengusung tema "Kenali dan Peduli Lingkungan Sendiri".
Hadir membuka kegiatan tersebut yakni, Bupati Ende, Drs. Djafar Achmad, MM, dan didampingi oleh Ketua FKPT Provinsi NTT Ir. Yohanes Oktovianus, MM, serta para undangan lainnya.
Ketua FKPT NTT Ir. Yohanes Oktovianus dalam sambutannya menyampaikan bahwa, indeks potensi radikalisme di Provinsi NTT terbaik se Indonesia yang diperoleh dari seluruh Kabupaten Kota di Provinsi NTT. Untuk itu, perlu dijaga bersama.
"Kita sendiri sebagai anak daerah harus menjaga adanya radikalisme, intoleransi, dan terorisme di daerah kita masing-masing," ungkapnya.
Baca juga: Jadwal Kapal Pelni KM Awu TRIP Juli-23 Agustus 2023, Tiba Kupang Tanggal 4,17, Ende-Benoa,Kumai-Bima
Ia menambahkan, ide Pancasila dilahirkan di Ende, karena Bung Karno hidup bersama masyarakat di daerah ini. Oleh karena itu, orang Ende harus bertanggungjawab atas kehidupan bertoleransi di Kabupaten Ende.
"Saya hanya meminta kepada masyarakat, kita tidak perlu mencari kebenaran. Hidup dalam kebersamaan itu lebih baik. Tugas kita bersama untuk menjalin kerukunan hidup beragama," katanya.
Dalam sambutannya Bupati Ende, Djafar Achmad mengatakan bahwa, Pemerintah Daerah Kabupaten Ende menyambut baik dilaksanakannya kegiatan Kenduri Desa Damai-Kenali dan Peduli Lingkungan Sendiri.
Untuk itu, dirinya menyampaikan apresiasi kepada Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Provinsi Nusa Tenggara Timur yang melaksanakan kegiatan ini di Kabupaten Ende.
"Harapannya, kegiatan ini dapat memacu semangat kita untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah ancaman bahaya terorisme yang muncul kapan saja dan dimana saja," ujarnya.
Sebagai informasi bahwa, kegiatan kenduri desa damai dilakukan untuk melibatkan masyarakat dalam upaya pencegahan radikalisme dan terorisme melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Provinsi Nusa Tenggara Timur. (tom)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
NTT Memilih, KPUD Ende Temukan Kegandaan Berkas Bacaleg pada Dua Partai Berbeda |
![]() |
---|
Awal Tahun Pelajaran, SMA Katolik Frateran Ndao Ende Panen Prestasi yang Membanggakan |
![]() |
---|
Jadwal Kapal Pelni KM Awu TRIP Juli-23 Agustus 2023, Tiba Kupang Tanggal 4,17, Ende-Benoa,Kumai-Bima |
![]() |
---|
Jadwal Kapal Pelni KM Awu 20 Juli-5 Agustus 2023, Kupang-Ende 2 Kali, Surabaya-Kumai Pulang Pergi |
![]() |
---|
Direktur PT Novita Karya Taga Buka Suara Terkait Izin Usaha Tambang di Nangapanda Ende |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.