Berita Timor Tengah Selatan
Rumah Rusak Tertimpa Pohon Kemiri, Warga TTS Dapat Bantuan dari Pemda
Menurut Ayub, salah satu warga setempat, hantaman pohon kemiri yang tumbang tersebut menimbulkan bunyi yang sangat keras.
Penulis: Adrianus Dini | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adrianus Dini
POS-KUPANG.COM, SOE - Pemerintah Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan kepada Alexander Nenot'ek warga Desa Noemeto, Kecamatan Kota SoE yang rumahnya rusak beberapa waktu lalu tertimpa pohon kemiri.
Bantuan berupa seng 5 lembar, 1 buah terpal ukuran 5x7 meter dan paku seng ini diserahkan oleh Kabid Kedaruratan dan logistik BPBD, Daniel A Liu, ST didampingi dua stafnya, Jumat 21 Juli 2023.
Daniel Liu mengatakan, usai mendapat informasi terkait kejadian tersebut langsung memerintahkan anggotanya turun ke lokasi dan membantu mengevakuasi pohon kemiri yang tumbang menimpa rumah warga tersebut.
Baca juga: Warga Kota Soe Sambut Atlet Tinju Peraih Medali Perak SEA Games Kamboja
"Saat kami dapat informasi kejadian itu, saya langsung perintahkan anggota turun ke lokasi dan membantu mengevakuasi pohon kemiri tersebut," ujarnya.
Daniel menuturkan bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah.
"Jangan lihat besar kecilnya bantuan ini. Ini adalah wujud perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat," tuturnya.
Sementara, Alexander Nenot'ek warga Desa Noemeto yang rumahnya rusak tertimpa pohon kemiri menyampaikan terima kasih kepada BPBD TTS yang telah menaruh perhatian terhadap keluarganya.
Baca juga: Tanah Kerap Bermasalah, Warga Kota Soe Datangkan BPN TTS Lakukan Pengukuran Ulang
"Saya sangat senang dan berterima kasih kepada Pemda yang melalui BPBD hari ini sudah memberikan dukungan serta bantuan kepada saya. Saya akan gunakan bantuan itu untuk perbaiki rumah saya," tuturnya Alexander.
Untuk diketahui, rumah Alexander Nenot'ek warga RT 06, RW 03 Dusun Sentosa, Desa Noemeto, Kecamatan Kota Soe, Kabupaten TTS rusak tertimpa pohon kemiri pada Selasa, 18 Juli 2023 sekitar pukul 24:00 WITA.
Akibat terkena hantaman pohon tersebut bangunan kamar tidur keluarga korban mengalami rusak berat. Atap bangunan dan tembok batoko ambruk ambruk akibat kerasnya hantaman pohon kemiri tersebut.
Baca juga: Kunjungan Kerja ke Kota Soe Timor Tengah Selatan, DPR RI Bagi Sembako untuk Masyarakat Tidak Mampu
Pohon kemiri yang tumbang tersebut memiliki ketinggian mencapai 20 meter dan berdiameter 90 cm.
Pohon tersebut diduga tumbang akibat mengalami pelapukan yang disebabkan usia yang sudah terlalu tua. Beruntung, kejadian naas tersebut tidak sampai memakan korban jiwa. Pasalnya, saat kejadian korban diketahui tidak berada di rumah. Korban sedang berada di rumah kerabatnya yang terletak di keluarahan Nunumeu.
Menurut Ayub, salah satu warga setempat, hantaman pohon kemiri yang tumbang tersebut menimbulkan bunyi yang sangat keras.
Baca juga: Manjakan Penumpang Transit, WiFi Gratis dipasang di Terminal Kota SoE
“Kami posisi sedang tidur saat pohon kemiri tersebut tumbang. Kami kaget terbangun karena mendengar bunyi hantaman yang sangat keras. Warga langsung berlarian keluar rumah untuk melihat kejadian tersebut,” terangnya.
Melihat pohon tumbang menghantam rumah korban lanjut Ayub, warga langsung memastikan keberadaan korban. Beruntung setelah dicek rumah tersebut dalam kondisi kosong.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.