Beasiswa Perguruan Tinggi

Beasiswa Australia Award 2023 Kembali Dibuka Untuk S2 dan S3, Ini Syarat dan Ketentuannya

Selama ini, Australia telah menjadi salah satu negara paling rutin yang menyediakan beasiswa bagi pelamar dari Indonesia melalui program AAS

Penulis: Ryan Nong | Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Beasiswa Australia 2023 2024 

POS-KUPANG.COM - Pemerintah Australia kembali membuka program beasiswa bagi masyarakat Indonesia yang ingin mengambl pendidikan tinggi di negeri kanguru itu. 

Selama ini, Australia telah menjadi salah satu negara paling rutin yang menyediakan beasiswa bagi pelamar dari Indonesia melalui program Australia Awards Scholarship (AAS).

Beasiswa Pemerintah Australia 2023 – 2024 telah kembali membuka pendaftaran dengan siap menerima aplikasi beasiswa S2 atau beasiswa S3 untuk studi di sejumlah universitas terkemuka Australia.

Beasiswa Australia Awards memiliki persamaan dengan beasiswa NZS dari New Zealand, dimana keduanya merupakan beasiswa penuh yang menawarkan beragam pilihan tujuan universitas. 

Baca juga: Pendaftaran Beasiswa Pendidikan Program S2 UGM Dibuka 2023, Ini Syarat dan Ketentuannya

Baca juga: Beasiswa CIMB ASEAN 2023 Untuk S1 dan S2 Buka Bulan Juli, Cek Persyaratan dan Cara Mendaftar

Baca juga: Info Beasiswa 2023 Bulan Juli Khusus Mahasiswa, Cek Persyaratannya

Beasiswa Australia Awards 2023 – 2024 memberi kesempatan bagi kandidat Indonesia yang memiliki kualitas pribadi maupun profesional, kompetensi akademik, dan yang paling penting potensi untuk memberikan pengaruh bagi tantangan pembangunan di Indonesia.

Sangat dianjurkan bagi pelamar dari kalangan perempuan yang kurang beruntung, penderita disabilitas, dan mereka yang berasal dari fokus area berikut, yakni Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Sulawesi Barat, Kalimantan Barat, Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Lampung.

Selain itu, pelamar juga ditargetkan kepada pegawai pemerintahan, baik pusat maupun daerah. Meski demikian, beasiswa Australia Awards juga bisa dilamar dari kandidat non sasaran, seperti masyarakat umum, PNS, sektor swasta, dll.

Beasiswa yang disediakan mencakup biaya kuliah penuh, biaya hidup, tiket perjalanan pp ke Australia, asuransi kesehatan, pelatihan di Indonesia sebelum keberangkatan plus uang saku, serta program pengenalan akademik Australia. Selain itu disediakan pula dana penunjang saat kedatangan, biaya pemeriksaan kesehatan dan rontgen untuk pengajuan visa, dukungan penunjang akademik, visa pelajar, serta tunjangan kerja lapangan jika program master yang diambil mewajibkan kerja lapangan tersebut. 


Bidang studi prioritas: 
Health Security:
▪ Communicable Disease Prevention
▪ Health Management
▪ Health Services
▪ Maternal and Child Health
▪ Public Health
▪ Education and Training
▪ Education Management
▪ Human Reseource Development
▪ Development Studies
▪ International Studies

Stability:
▪ Law, legal and judicial systems
▪ Political Science and Government
▪ Public Administration
▪ Public Expenditure Management
▪ Public Sector Reform
▪ Environmental Law
▪ Anti-corruption
▪ Decentralisation
▪ Monitoring and Evaluation
▪ Transnational Crime Prevention
▪ Conflict Resolution
▪ Women and Gender Studies
▪ Disability Services
▪ Disaster Prevention and Management
▪ Cyber Security

Economic Recovery:
▪ Trade
▪ Small and Medium Enterprise Development
▪ Economics
▪ Infrastructure Planning
▪ Transport Safety
▪ Water and Sanitation
▪ Mining
▪ Livestock Management
▪ Animal Husbandry
▪ Agriculture
▪ Aquaculture/Fisheries
▪ Forestry
▪ Natural Resource Management
▪ Climate Change
▪ Rural Growth

Baca juga: Cek Link Pengumuman Hasil Seleksi Penerima Beasiswa Kuliah di Maroko 2023 Kemenag

Baca juga: Tribunners Buruan Daftar, Ini Rekomendasi Beasiswa Kuliah di Korea Selatan, Pendidikan Nomor 2 Dunia

Persyaratan Umum:
1. Usia minimum 18 tahun pada 1 Februari
2. Warganegara Indonesia dan mendaftar beasiswa dari Indonesia
3. Tidak berkwarganegaraan Australia, memiliki izin tinggal permanen di Australia, atau mengajukan permohonan visa untuk tinggal di Australia secara permanen
4. Tidak menikah/bertunangan dengan warganegara atau penduduk tetap Australia dan Selandia Baru
5. Tidak bertugas di kemiliteran
6. Belum pernah menerima beasiswa Australia Awards jangka panjang lainnya kecuali telah berada di luar Australia selama dua kali waktu saat berada di Australia. Misalnya, sebelumnya memperoleh beasiswa Australia Awards dengan durasi empat tahun, maka baru bisa mengajukan bila telah berada di Indonesia atau luar Australia selama delapan tahun.
7. Tidak menjalani hukuman atau sedang dalam penyelidikan kegiatan kriminal termasuk yang berkaitan dengan Perlindungan Anak dan PSEAH.
8. Memenuhi kriteria spesifik yang ditetapkan oleh Area Program atau pemerintah kewarganegaraan pemohon (misalnya, telah bekerja selama beberapa tahun di bidang yang sesuai)
9. Dapat memenuhi persyaratan penerimaan universitas tempat beasiswa dilaksanakan (ini bisa berarti bahwa Area Program dapat menarik kembali tawaran beasiswa jika penerima tidak mampu memenuhi persyaratan penerimaan universitas.)
10. Dapat memenuhi semua persyaratan Department of Home Affairs untuk memiliki Visa Pelajar. Ini bisa berarti bahwa Area Program perlu menarik tawaran beasiswa jika penerima tidak dapat memenuhi persyaratan visa; 

11. Tidak melamar beasiswa untuk program studi di tingkat akademik yang lebih rendah dari yang telah dicapai (misalnya melamar beasiswa Master ketika mereka sudah memegang gelar PhD).

Persyaratan khusus: 
1. Mendaftar untuk bidang studi yang masuk dalam area prioritas (lihat “Bidang Studi Prioritas” di atas)
2. Mempunyai IPK minimal 2,9 (dengan skala maksimal 4) di jenjang pendidikan terakhir. Untuk pelamar dari Area Fokus Geografis dan pelamar dengan disabilitas mempunyai IPK minimal 2,75 (dengan skala maksimal 4)  di jenjang pendidikan terakhir
3. Untuk pelamar program Master – mempunyai kemampuan bahasa Inggris minimal 6.0 untuk IELTS (atau 552 untuk TOEFL ITP atau 80 untuk TOEFL iBT atau 56 untuk PTE akademik)*. Untuk pelamar program Master dari Area Fokus Geografis dan pelamar dengan disabilitas – memiliki skor IELTS 5,0 (atau 495 untuk TOEFL ITP atau 63 untuk TOEFL iBT atau 46 untuk Pearson PTE )*
4. Untuk pelamar program PhD kategori sasaran – mempunyai kemampuan bahasa Inggris minimal 6,0 untuk IELTS (atau 552 untuk TOEFL ITP atau 80 untuk TOEFL iBT atau 56 untuk Pearson PTE)*. Sementara, bagi pelamar program PhD dari pelamar umum harus memiliki IELTS 6.5, TOEFL ITP 570, TOEFL iBT 88, PTE Academic 61

5. Hasil IELTS atau TOEFL atau PTE harus terkini (dalam dua tahun terakhir). Tidak ada hasil tes bahasa Inggris lainnya (termasuk tes prediksi TOEFL) yang akan diterima 
6. Memberikan rincian kontak pusat tes untuk verifikasi hasil tes TOEFL

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved