Berita Sikka

Hilang 5 Hari Saat Melaut, Nelayan Asal Reroroja Sikka, Ditemukan di Selayar Sulawesi Selatan

tim SAR gabungan yang sedang melakukan upaya pencarian mendapat informasi terkini Tazkiel dari pihak keluarga.

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO.KANSAR MAUMERE
Tazkiel, nelayan asal Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, yang dilaporkan hilang selama 5 hari kini ditemukan di sekitar perairan Pulau Selayar. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Setelah dilaporkan hilang selama 5 hari saat melaut, Tazkiel, seorang nelayan asal Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur kini dikabarkan ditemukan terombang-ambing di perairan Pulau Kalaotoa, Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan oleh Nelayan setempat.

Korban terombang-ambing sekitar 66 NM dari lokasi kejadian. Kepala Basarnas Maumere Supriyanto Ridwan selaku SMC (SAR Mission Coordinator), mengatakan, tim SAR gabungan yang sedang melakukan upaya pencarian mendapat informasi terkini Tazkiel dari pihak keluarga.

"Tim SAR Gabungan yang sedang melaksanakan pencarian menerima informasi dari keluarga korban sekitar pukul 13.00 Wita bahwa pihak keluarga telah mendapat telpon dari warga Kalaotoa dan menyampaikan korban kemarin sore (14/07) ditemukan oleh nelayan kalaotoa dengan keadaan selamat namun cukup lemas dan oleng setelah terombang-ambing selama lima hari,' terang Supriyanto Ridwan.

Baca juga: Relawan Ganjar Pranowo Sikka Gelar Aksi Tanam Pohon di Lokasi Abrasi

Supriyanto mengatakan, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan Tazkiel melalui nomor kontak warga Kalatoa.

“Kami telah berkomunikasi dengan nelayan Tazkiel melalui nomor hanphone warga kalaotoa yang menemukan korban, korban menyampaikan kapalnya mati mesin sebelum hendak kembali ke rumahnya dan saat memasuki perairan Pulau Kalaotoa korban mengayungkan tangan meminta pertolongan kepada nelayan setempat yang kebetulan lewat di dekat perahunya hingga akhirnya di bawah ke rumah warga,” ungkap Supriyanto Ridwan.

Lebih lanjut, Supriyanto mengatakan, saat ini korban sudah aman dan beristirahat di rumah salah satu warga di Kalaotoa.

Baca juga: Rabies Kepung Boganatar Sikka, 34 Orang Digigit HPR dan Satu Orang Meninggal Dunia 

Korban rencana akan dijemput keluarga apabila cuaca sudah mendukung untuk berlayar ke Pulau Kalaotoa.

Dengan ditemukannya korban dengan selamat maka kami menutup operasi pencarian Tazkiel.

Perlu diketahui kronologi  kejadian yang didapatkan dari pelapor yang juga keluarga korban, hari Senin 10 Juli 2023 Pukul 18.00 korban pergi melaut menggunakan perahu motor di perairain Watumanuk Kabupaten Sikka. K

orban seharusnya sudah kembali melaut keesokan harinya Selasa 11 Juli 2023 namun tak kunjung kembali hingga akhirnya pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Basarnas Maumere untuk dilakukan pencarian. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved