Penelitian Lambung Orang Timor

BREAKING NEWS: Profesor Jepang dan China Teliti Lambung Orang Timor

Kabupaten Belu memiliki potensi yang tinggi terhadap kanker lambung dengan penyebabnya oleh kuman atau bakteri Helicobacter Pylori cukup tinggi.

|
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/AGUS TANGGUR
TIM PENELITI - Bupati Belu, dr Agus Taolin didampingi Plt Direktur RSUD Mgr. Gabriel Manek Atambua bersama sejumlah tim peneliti termasuk Profesor Jepang dan China, foto bersama di Kebun Percontohan Motabuik Pemerintah Kabupaten Belu. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Profesor Jepang dan China menggandeng profesor dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) dan tim peneliti Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya melakukan penelitian terhadap lambung orang Timor

Penelitan yang terpusat di RSUD Mgr Gabriel Manek Atambua ini sebagai tekad Bupati Belu, dr. Agus Taolin dan Wakil Bupati Aloysius Haleserens menjadi masyarakat Kabupaten Belu yang sehat. 

Penelitian yang akan berlangsung selama 10 hari itu adalah penelitian terhadap bakteri pada lambung (Helicobacter Pylori) yang menyebabkan kanker lambung pada manusia. 

Bupati Belu, dr. Agus Taolin menyampaikan bahwa penelitian ini bukanlah ajang percobaan tetapi sebuah aksi menyeluruh mulai dari pemeriksaan hingga pengobatan jika ditemukan adanya penyakit pada lambung pasien.

Baca juga: Bupati Belu Buka Kejuaraan Karate Antara Ranting INKAI Se-Kabupaten Belu

"Pasien yang kita periksa adalah pasien yang punya penyakit lambung. Dan kalau ketemu penyakitnya, langsung diobati saat itu juga. Kita mempersiapkannya, dan ini juga bukan sekadar screening. Ini screening terhadap orang yang sementara sakit seperti Maag kronik, lambung luka, sendawa serta seluruh keluhan terkait gangguan di lambung," ujar Bupati Belu, dr. Agus Taolin yang dampingi Plt Direktur RSUD Mgr Gabriel Manek Atambua bersama sejumlah tim peneliti, di Kebun Percontohan Motabuik Pemerintah Kabupaten Belu. Senin, 10 Juni 2023

"Kita lakukan pemeriksaan untuk melihat adakah kuman yang menginfeksi lambung, mengambil jaringannya untuk diperiksa, dilihat berbagai macam hal yang berkaitan dengan lambung," tambahnya. 

Dikatakan pula, bersama tim peneliti, semua proses dilakukan dengan menggunakan standar kerja tertinggi dan alat berstandar internasional.

"Kita kerjakan dengan standar tertinggi di sini sebagai pusat endoskopi saluran cerna di sini," tuturnya. 

Lebih lanjut, Bupati Belu dr. Agus Taolin mengungkapkan bahwa proses akan terus dilakukan meski tim peneliti telah selesai melakukan penelitianya di Atambua.

"Nanti sudah jalan, kita akan bikin juga. Ini akan jalan terus, toh kita punya dokter, alatnya ada, semuanya ada di sini. Sampaikan kepada masyarakat di manapun, tidak usah kuatir. Apalagi di Belu, datang periksa tidak bayar, tes kumannya dan itulah dampak positif yang kita nikmati hari ini. Jadi kalau tim ini pulang, tidak usah takut karena kita punya kompetensi untuk itu, kita punya seluruh pendukung untuk memeriksa dan mengobati," bebernya. 

Baca juga: Lantik Penjabat Desa Fatuketi, Bupati Belu Tegaskan Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Sementara Plt Direktur RSUD Mgr. Gabriel Manek, drg. Ansila Eka Mutty menjelaskan bahwa tim peneliti yang akan meneliti lambung orang Timor di Kabupaten Belu ini antara lain, Prof. DR, dr, H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 

Berikutnya, dr. Muhammad Miftahussurur, M.kes, SpPD-KGEH, Ph.D yang merupakan Wakil Rektor Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya sekaligus Ketua Tim Helicobacter Pylori and Microbiota Study Group.

Dr. Irine Normalina, S.Pi, M.Ked dari tim Helicobacter pylori and microbiota group Surabaya, juga dokter Camilia Metadea Aji Savitri yang merupakan tim peneliti dari Jepang bersama Prof. Yoshio Yamaoka, MD.,Ph.D dari Oita University Jepang.

Selanjutnya, dokter Alida, SpPD, Ketua tim peneliti dari UNAIR bersama tim, Miss Meymey bersama tim dari China untuk pemeriksaan UBT (Urea Breath Test).

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved