Berita Nasional

Biaya Ganti Rumput Stadion JIS Rp 6 Miliar

Stadion Jakarta International Stadium (JIS) pun disiapkan. Namun beberapa masalah muncul mulai dari rumput yang tidak sesuai standar FIFA.

Editor: Alfons Nedabang
ISTIMEWA
Stadion JIS sebagai venue Piala Dunia U-17. Terbaru, rumput stadion JIS tidak sesuai dengan standar FIFA sehingga harus diganti. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - FIFA secara tiba-tiba menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 yang akan digelar November 2023. Indonesia menggantikan Peru yang telah dicopot menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 lantaran tak siap secara infrastruktur.

Pemerintah merespon kabar ini dengan gembira sekaligus mengerenyitkan dahi. Sebab Stadion Gelora Bung Karno(GBK) pemakaiannya bakal bentrok dengan konser grup musik asal Inggris, Coldplay.

Stadion Jakarta International Stadium (JIS) pun disiapkan. Namun beberapa masalah muncul mulai dari rumput yang tidak sesuai standar FIFA hingga akses keluar masuk stadion yang tidak layak.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR ) Basuki Hadimuljono menyebut biaya penggantian rumput Stadion JIS tembus Rp 6 miliar.

"Mulai rumput butuh Rp 6 miliar 1 lapangan dari PU (PUPR), (anggaran) JPO ke Ancol dari PU, kereta api dari DKI, ramp dari Jasa Marga, ada stasiun sementara dari KAI, stasiun sementara lagi dibangun sama Dirut," kata Basuki Hadimuljono setelah meninjau JIS, Jakarta Utara, Selasa 4 Juli 2023.

Baca juga: Jelang Piala Dunia U17, Menpora Angkat Bicara Soal Pro dan Kontra Terkait Renovasi JIS

Diketahui Stadion JIS yang dibangun tahun 2019 itu menelan biaya Rp4,5 triliun. Stadion JIS kapasitasnya mengalahkan Gelora Bung Karno yang menampung 78 ribu orang. Sementara JIS dapat menerima 4.000 penonton lebih banyak daripada Gelora Bung Karno (GBK).

Selain penggantian rumput, Menteri Basuki Hadimuljono mengatakan akses dari stadion JIS untuk keluar masuk penonton juga harus ditinjau ulang. Meskipun menurut Jakpro sudah cukup, sudah pernah disimulasi.

Akan tetapi pihaknya akan kembali mensimulasi, pasalnya sesuai standar FIFA, dalam waktu 15 menit para penonton harus bisa meninggalkan Stadion.

"Kemudian akses ke Stadion, yang ada existing sekarang hanya satu. Menurut saya, ini bahaya ya. Securitynya, apalagi di lingkungan penduduk. Jadi akan ditambah lima akses lagi, seperti jembatan penyeberangan, karena kemarin pengalaman Jakmania, banyak yang parkir di Ancol dan kalau mau ke sini harus mutar. Jadi akan kita bangunkan Jembatan supaya lebih cepat," terang Basuki Hadimuljono.

Hal lainnya yang harus dibangun yakni akses dari Stasiun Kereta Api. Nantinya akan ada akses langsung bagi para suporter dari Stasiun terdekat, yakni Stasiun Ancol ke Stadion JIS.

Begitu juga dengan akses tol yang rencananya akan dibangun untuk keluar langsung ke Stadion JIS.

Baca juga: Alasan Jokowi Perintahkan JIS yang Dibangun Anies Baswedan Harus Direnovasi

"Pengerjaanya semua keroyokan, ada yang dikerjkan Pak Gubernur DKI, ada yang dikerjakan PUPR, ada yang dikerjakan KAI, Jasa Marga. Semua keroyokan kalau nanti diperiksa FIFA, bisa insha Allah memenuhi syarat untuk bisa dipakai. Sayang kalau Stadion sudah begini tidak memenuhi syarat sangat disayangkan," ujarnya.

Menteri Basuki juga akan membongkar pintu yang dipergunakan untuk akses keluar masuk bus pemain dan official. Sebab pintu yang ada saat ini dinilainya tidak layak dan perlu dilebarkan.

"Ini adalah akses bus, yang nanti akan dipakai untuk bus besar para pemain dan ofisial, kondisi sekarang bus tak bisa masuk sini, karena ada di sana pintu itu, itu akan dibongkar supaya bus bisa masuk," ujar Menteri Basuki Hadimuljono

Ahli Rumput Stadion, Qamal Mustaqim menyebut rumput di stadion JIS yang ada saat ini akarnya tidak menurun ke bawah. Sebab ditanam di karpet sintetis.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved