Berita Sumba Barat Daya
Hingga Akhir 2023, Bupati Kodi Mete Optimis Angka Stunting Sumba Daya Turun Sampai 10 Persen
Bupati Kodi Mete menargetkan hingga akhir tahun 2023, angka stunting Sumba Barat Daya bisa turun sampai 10 persen.
Penulis: Petrus Piter | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter
POS-KUPANG.COM, TAMBOLAKA - Bupati Sumba Barat Daya, dr. Kornelius Kodi Mete mengatakan saat ini angka stunting Sumba Barat Daya sebesar 24 persen atau 7.737 anak stunting sesuai hasil operasi timbang Bulan Februari 2023 yang tercatat di aplikasi ePPBGM.
Bupati Kodi Mete menargetkan hingga akhir tahun 2023, angka stunting Sumba Barat Daya bisa turun sampai 10 persen.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya dalam hal ini Dinas Kesehatan bersama dinas terkait lainnya, pemerintah kecamatan dan pemerintah desa serta stakeholfers terkait lainnya terus bekerja keras menurunkan stunting di daerah ini.
Baca juga: Jelang HUT Bhayangkara ke-77, Polres Sumba Barat Daya Gelar Anjangsana ke Purnawirawan
Program pemberian makanan tambahan kepada 7.737 anak stunting terus dilakukan oleh tim penanganan stunting itu. Karenanya, ia optimis dengan kerja keras tersebut mampu menurunkan angka stunting hingga 10 persen bahkan bisa sampai dibawah 10 persen.
Demikian disampaikan Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, dr.Kornelius Kodi Mete didampingi Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Marthen Christian Taka, S.IP sesaat setelah menghadiri acara gerakan pangan murah dipadukan dengan acara launching penyaluran pangan pengentasan stunting 2023 di lapangan sepak bola Galatama Tambolaka, Sumba Barat Daya, Senin 26 Juni 2023.
Menurutnya, pemerintah bersama semua pihak terkait terus bekerja keras mengatasi stunting di Sumba Barat Daya.
Karena itu, hari ini, sekitar 15.000 keluarga risiko stunting (KRS) penerima bantuan pangan penanganan stunting berupa ayam satu ekor dan telur satu rak dimanfaatkan sebaiknya. Ia meminta sekembali ke rumah, orang tua langsung memberi makan kepada anak-anak resiko stunting sehingga tumbuh sehat dan segar.
Dalam kesempatan itu, Bupati Kodi Mete meminta para kepala desa melakulan pengawasan baik terhadap kegiatan pemberian makanan kepada anak-anak risiko stunting sehinga anak-anak kelak tumbuh sehat dan segar selalu. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.