KKB Papua
Bekas Anggota TNI Tembak Prajurit TNI Polri, Untungnya Tak Ada Korban Jiwa
Salah satu bekas anggota TNI yang membelot ke KKB Papua, menembak prajurit TNI Polri yang hendak meringkus oknum pelaku pembunuhan warga sipil.
POS-KUPANG.COM – Salah satu bekas anggota TNI yang membelot ke KKB Papua, menembak prajurit TNI Polri yang hendak meringkus oknum pelaku pembunuhan warga sipil di daerah bergolak itu.
Tak ada korban jiwa dalam insiden mengerikan tersebut. Namun dilaporkan bahwa peristiwa itu terjadi ketika prajurit TNI Polri sedang mengejar pria yang teridentifikasi sebagai pelaku pembunuhan warga sipil pada Juli 2022 lalu.
Kendati ada upaya Kelompok Kriminal Bersenjata untuk menghalang-halangi penangkapan para pelaku, namun prajurit TNI Polri itu berhasil meringkus dua pria yang diketahui berinisial MK dan TK.
Pelaku pembunuhan yang selama ini menjadi buronan prajurit TNI Polri tersebut, ditangkap tim gabungan yang terhimpun dalam Satgas Ops Damai Cartenz.
Dari sejumlah warga sipil yang telah dihabisi oleh Kelompok Separatis Teroris itu, satu di antaranya adalah pendeta. Para korban itu dihabisi pada Juli 2022 silam.
Informasi yang berkembang di media sosial menyebutkan, bahwa penangkapan dua anggota KKB Papua itu setelah terjadi kontak tembak dengan Satgas Ops Damai Cartenz.
Saat itu, tim gabungan yang sedang melakukan patroli, tiba-tiba mendapat serangan dari KKB Papua. Salah satu oknum yang terlibat dalam penyerangan tersebut, adalah bekas prajurit TNI yang berkhianat pada NKRI. Namanya Yotam Bugiangge.
Meski demikian, namun tim berhasil menangkap dua anggota KKB berinisial MK dan TK. Atas kejadian itu, Kepala Satgas Ops Damai Cartenz, Kombes Faizal Ramadhani, angkat bicara.
Baca juga: Jadi Pemasok Amunisi Senjata Api ke KKB Papua, Tiga Pria Ini Segera Diadili di PN Wamena
Ia bahkan memberikan klarifikasi terkait penangkapan tersebut oknum yang selama ini masuk dalam daftar pencarian orang alias DPO.
"Tim berhasil mengamankan dua orang pada saat kejadian kontak tembak di Nogoloit. Dari dua orang tersebut, satu orang merupakan pelaku kejadian di Nogoloit tanggal 16 Juli 2022," katanya sebagaimana dikutip dari tayangan YouTube Kompas TV.
Terlibat Kontak Tembak
Sebelumnya harian ini memberitakan, kontak tembak sempat mewarnai Kampung Nogoloit, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan pada Jumat 25 Mei 2023 dan Senin 30 Mei 2023.
Dalam insiden yang terjadi dua hari tersebut, tersebar kabar bahwa KKB Papua saat itu dipimpin oleh Egianus Kogoya dan Yotam Bugiangge.
Saat itu, mereka menyerang petugas keamanan yang tengah melakukan patroli di wilayah setempat.
Kapolres Nduga AKBP Rio Alexander Panelewen menyebutkan bahwa kontak tembak itu membuat warga di Kampung Nogoloit sangat ketakuan.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.