KKB Papua

Diancam KKB Papua, Tenaga Kesehatan di Tambrauw Dievakuasi  ke Sorong, Begini Kisahnya

Belasan tenaga kesehatan yang bertugas di Kabupaten Tambrauw, diancam akan diburuh oleh Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua di daerah tersebut

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM/kolase foto
DIANCAM KKB PAPUA – Belasan tenaga kesehatan di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya diancam oknum dari kelompok orang yang tak bertanggung jawab. Saat ini para tenaga kesehatan itu telah dievakuasi ke Sorong oleh pemerintah daerah bersama aparat TNI Polri. 

POS-KUPANG.COM – Belasan tenaga kesehatan yang bertugas di Kabupaten Tambrauw, diancam akan diburuh oleh Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua di daerah tersebut.

Para tenaga kesehatan itu berada di Kabupaten Tambrauw dalam program Nusantara Sehat dari Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes RI). Dalam program tersebut, diterjunkan belasan nakes ke wilayah tersebut.

Akan tetapi baru saja melaksanakan tugas untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, para tenaga kesehatan itu malah diancam  oleh oknum dari komplotan orang yang tak bertanggug jawab

Atas ancaman itulah para tenaga kesehatan itu lantas dievakuasi ke Sorong pada Sabtu 10 Juni 2023 dini hari. Evakuasi dilakukan untuk menghindari pelbagai hal yang tak diinginkan.

Hal ini diungkapkan Dirjen Tenaga Kesehatan, drg. Arianti Anaya. Dia mennyebutkan bahwa proses evakuasi para tenaga kesehatan itu dengan menggandeng pemerintah daerah dan aparat setempat.

"Pagi ini rekan sejawat kita telah dibawa ke Sorong setelah mendapat ancaman dari KKB. Terima kasih kami ucapkan kepada Pemda dan aparat setempat yang dengan sigap membantu evakuasi," ucap Arianti.

Pihaknya juga meminta pemerintah daerah untuk tetap menjaga keamanan para nakes yang ditugaskan dalam program Nusantara Sehat.

"Karena mereka nakes sangat dibutuhkan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Arianti.

Diketahui, pada Jumat 9 Juni 2023 siang telah terjadi pembentukan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) oleh KKB di Distrik Bamus Bama, Kabupaten Tambrauw.

Pertemuan tersebut pun dibubarkan oleh tim gabungan TNI-Polri. Lokasi kejadian berada di wilayah kerja yang terdapan 14 nakes peserta program Nusantara Sehat.

Hal tersebut membuat kondisi keamanan para nakes yang bertugas kurang kondusif sehingga membuat Dinkes Tambrauw meminta untuk mengevakuasi tenaga kesehatan.

Baca juga: Minta Polisi Bebaskan Temannya yang Ditahan, KKB Papua Bakar Alat Berat di Kepulauan Yapen

Tidak Ada Pengancaman

Kepala Dinkes Papua Barat, Otto Parorrongan juga membenarkan hal tersebut.

"Mereka itu turun ke Kota Sorong, Papua Barat Daya, karena mengantisipasi hal yang tidak diinginkan setelah adanya penangkapan kemarin," ujar Otto kepada TribunSorong.com, Minggu 11 Juni 2023.

Ia juga mengatakan, setelah kondisi aman, para nakes akan kembali bertugas.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved