KKB Papua

Prajurit TNI Gabung KKB Papua Terancam Hukuman Mati, Ada 27 Kasus Penyalagunaan Senjata dan Amunisi

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono akan menghukum mati prajurit TNI yang bergabung dengan Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua.

Editor: Alfons Nedabang
Grid.ID
Pratu Lukius yang berkhianat, memilih bergabung dengan KKB Papua pada tahun 2021 lalu. Terbaru, Panglima TNI Yudo Margono siap memberi hukuman mati jika ada prajurit TNI membelot ke KKB Papua. 

Yotam dan KKB Papua pimpinannya baru saja terlibat baku tembak dengan aparat di Kampung Nogolit, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Jumat (26/5/2023) dan Senin (29/5/2023).

Baca juga: Polisi Tangkap 5 Anggota KKB Papua, Satu Pelaku Terlibat Pembunuhan Warga di Nogolait

Bergabungnya anggota TNI dengan KKB Papua bukanlah hal baru.

Melansir dari Tribunnews.com, berikut ini 6 prajurit TNI yang membelot dan beralih ke KKB Papua:

1. Lucky Y Matuan alias Lukius

Lucky Y Matuan alias Lukius sudah bergabung dengan KKB Papua sejak Februari 2021, ketika ia menghilang dari tempatnya bertugas.

Bergabungnya Lukius dengan KKB ini disampaikan oleh Juru Bicara Organisasi Papua Merdeka (OPM), Sebby Sambom.

"Ada seorang prajurit TNI yang telah bergabung dengan TPN sejak Februari lalu, dan saat ini bersama pasukan TPNPB (Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat)" ungkap Sebby lewat pesan singkat, Jumat (16/4/2023).

Menurut Sebby, Lukius bergabung dengan KKB Papua atas kesadarannya sendiri.

Ia menambahkan, Lukius telah menyerang tempatnya bertugas, pos TNI di Bulapa, saat awal bergabung dengan KKB Papua.

Sebby menyebut Lukius berhasil menembak tiga prajurit TNI dalam serangan itu.

"Lucky Matuan mantan anggota TNI yang bergabung dengan TPNPB, bertugas di Pos TNI Bulapa Kabupaten Intan Jaya."

"Bahkan, dia juga menyerang pos TNI Bulapa," urai Sebby.

Baca juga: KKB Papua Terbelah, Yotam Bugiangge Tak Akui Egianus Kogoya, Kini Berani Perang Sendirian

Aksi pengkhianatan yang dilakukan Lukius juga telah dibenarkan Jenderal (Purn) TNI Andika Perkasa saat masih menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Andika mengatakan Lukius yang berpangkat Pratu sudah terdeteksi bergabung dengan KKB Papua sejak Februari 2021, ketika meninggalkan pos tempatnya berajaga.

"Sebetulnya, terdeteksinya (bergabung KKB) pada bulan Februari yang lalu, di mana dia meninggalkan pos," terang Andika Perkasa, Selasa (20/4/2021).

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved