Berita Belu
Petani Tomat Binaan Bank NTT di Belu Mengaku Senang Hasil Panen Bisa di Ekspor Ke Timor Leste
Petani tomat binaan bank NTT Cabang Atambua mengaku senang karena hasil panennya sudah bisa diekspor ke Negara Timor Leste.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Petani tomat binaan Bank NTT Cabang Atambua mengaku senang karena hasil panennya sudah bisa diekspor ke Negara Timor Leste.
"Kami sebagai petani tomat merasa senang karena hasil pertanian kami di kebun tidak mengalami kendala dalam pemasaran dan hari ini melalui Perumda Belu Bhakti bisa di ekspor negara tetangga (Timor Leste)," ujar Apsamso Kase salah satu petani tomat yang juga pendamping dari PT Sygenta kepada POS-KUPANG.COM, Rabu 17 Mei 2023.
Disampaikannya bahwa, total tomat yang diekspor itu ada 10 ton. "Siang ini kita kirim 2 ton dulu, sore atau besok pagi baru kita kirim lagi 8 ton," ujarnya.
Baca juga: Bank NTT Dukung Pemprov Teken MoU dengan Global Catalyst
Ia berharap agar kerja kolaborasi ini terus ditingkatkan dan PT Sygenta akan terus membantu dan mendorong pemerintah dan bank NTT agar program ini terus dilakukan.
Hal yang sama pun disampaikan oleh Eduardus Bele, salah satu petani tomat binaan Bank NTT di Desa Henes, Kecamatan Lamaknen Selatan yang hadir dalam kesempatan tersebut.
"Sebagai petani tomat kita selalu mencari jaringan untuk pemasaran. Namun, hari ini sudah terpenuhi," ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kepada Bank NTT dan Pemerintah Kabupaten Belu melalui Perumda Belu Bhakti, karena selain membantu modal juga membantu dalam hal pemasaran.
Baca juga: 18 Anak Stunting di Belu Dapat PMT Selama 90 Hari dari Bank NTT Atambua
Sementara itu, Kepala Bank NTT Cabang Atambua, Adrianus Pontus mengatakan bahwa kegiatan ekspor tomat yang dilakukan merupakan berkat kerja kolaborasi antara pemerintah dan Bank NTT, PT Sygenta dan petani lewat program ekosistem pertanian.
"Ini menjadi motivasi atau penyemangat bagi petani, Bank NTT dan Pemerintah yang selama ini selalu berdiskusi untuk mencari moment yang tepat untuk pemasaran. Dan pada akhirnya kita memutuskan Perumda Belu Bhakti yang sudah memiliki izin ekspor dan memiliki jaringan pemasaran yang cukup baik di Negara Timor Leste," ungkapnya.
Ia berharap agar ekspor yang dilakukan dapat menjadi penyemangat bagi petani binaan Bank NTT disemua titik yang ada di Kabupaten Belu.
Pelepasan ekspor dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Belu, Johannes A. Prihatin. Turut hadir Kepala Bank NTT Cabang Atambua, Adrianus Pontus, Direktur Perum Belu Bhakti, Ventje Abanit dan Kepala Bea dan Cukai Atambua, Perwakilan Imigrasi Kelas II TPI Atambua, di PLBN Mota’ain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.