Berita Kota Kupang

Pencurian Ternak Sapi Oleh OTK di Kota Kupang, Tinggalkan Kepala, Kulit dan Jeroan di Lokasi

tidak ada orang yang menjaga sehingga leluasa melakukan aksinya dengan menarik sapi ke tempat yang berjarak sekitar 50 meter

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ CHRISTIN MALEHERE
PELAPOR - Warga RT 07 RW 02 Kelurahan Fatukoa, Bastian Sabuna (49) dan Mikael Buan (59) yang menjadi korban pencurian ternak sapi usai membuat laporan di Mapolsek Maulafa, Polresta Kupang Kota, Sabtu 6 Mei 2023 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Christin Malehere

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Aksi pencurian ternak sapi kembali terjadi di lokasi kawasan hutan Lindung milik Kehutanan Provinsi yang terletak di Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Sabtu 7 Mei 2023 malam.

Aksi pencurian sapi oleh orang tak dikenal atau OTK berjumlah dua ekor milik warga bernama Bastian Sabuna (49) yang memiliki sapi berusia sekitar lima tahun, serta sapi milik Mikael Buan (59) yang berusia sekitar dua tahun.

Para pencuri ternak sapi memotong   untuk mengambil daging sapi, sedangkan kepala, kulit, dan jeroan sapi ditinggalkan begitu saja di lokasi kejadian.

Para pemilik ternak sapi yang resah kemudian membawa kepala, kulit, dan jeroan sapi menggunakan mobil pickup menuju Mapolsek Maulafa untuk membuat laporan polisi.

Baca juga: Dojang Pertamina Taekwondo Club Hadir Perkuat Taekwondo Kota Kupang

Pihak SPKT Polsek Maulafa menerima laporan pengaduan warga dengan menerbitkan laporan polisi Nomor : LP/B/52/V/2023/SPKT POLSEK MAULAFA/ POLRESTA KUPANG KOTA/ POLDA NTT, Tanggal 6 Mei 2023.

Kepada POS-KUPANG.COM, Pemilik ternak sapi, Bastian Sabuna mengaku Pencurian terjadi saat pemilik ternak sapi mengikat sapi di tempat merumput (sistem tradisional), kemudian para pencuri memanfaatkan keadaan tidak ada orang yang menjaga sehingga leluasa melakukan aksinya dengan menarik sapi ke tempat yang berjarak sekitar 50 meter dari tempat sapi tersebut merumput.

Kedua pemilik ternak sapi baru mengetahui kondisi sapi miliknya saat pukul 19.00 wita, sehingga berinisiatif melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti. 

Menurut Bastian, pada Agustus 2022 lalu sempat ada pencurian sapi di wilayah Fatukoa, dan pelakunya sudah terungkap sehingga tidak ada lagi kejadian serupa. Namun sekarang mulai terjadi kembali, sehingga warga minta tindak tegas pelakunya.

Baca juga: UPTD SDN Batuplat 2 Kota Kupang Gelar Pentas Seni dan Gelar Karya

Terpisah, Kapolsek Maulafa, AKP Nuriyani Ballu mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima laporan warga terkait aksi pencurian sapi dan sementara dalam proses penyelidikan.

"Kami sudah terima laporan warga, dan saat ini dalam tahap penyelidikan," ujarnya singkat. (zee)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved