Selasa, 2 Juni 2026

Pelajar Malaka Tewas Ditembak

Pelajar Malaka Tewas Ditembak, Keluarga KAN Harap Pelaku Penembak Dihukum Berat

Tiba-tiba ada suara letusan senapan angin yang berasal dari arah utara tempat korban dan para saksi latihan. Karena merasa panik korban

Tayang:
Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/NOFRY LAKA
RUMAH DUKA - Suasana di rumah duka korban KAN (15) Desa Bonetasea Kecamatan Weliman Kabupaten Malaka. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofry Laka

POS-KUPANG.COM, BETUN - Pihak keluarga korban atas nama KAN (15) menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak terkait, terutama kepada Kepolisian Resor atau Polres Kabupaten Malaka, yang dalam waktu relatif singkat berhasil menangkap tersangka pelaku penembak KAN. 

Kita tentunya sangat menyayangkan atas peristiwa yang menewaskan pelajar SMP Negeri Loofoun Bone ini. Sebab korban KAN ditembak dalam posisi sedang berdoa di tempat latihan PSHT. 

"Kita berharap pelaku dihukum berat atau dihukum setimpal dengan perbuatannya. Kalaupun ada pelaku lain selain JBS maka keluarga sangat percaya pada pihak kepolisian untuk mengungkapkannya sampai tuntas," sebut Ketua PSHT Cabang Kabupaten Malaka, Marsel Bere Klau saat dihubungi Pos Kupang, Kamis 4 Mei 2023 sekitar pukul 23.50 Wita. 

Dikatakannya, kita sangat mendukung langkah -langkah dari pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut. "Ia kita minta supaya terduga pelaku lainnya yang masih berkeliaran segera ditangkap agar tidak menggangu keamanan dan ketertiban dalam masyarakat," demikian. 

Baca juga: Pelajar Malaka Tewas Ditembak OTK, Wali Kelas Mengaku KAN Siswa yang Patuh 

Sebelum peristiwa naas tersebut, KAN bersama 13 temannya latihan pencak silat PSHT di halaman SDK Kota Bone, Dusun Kota Bone, Kecamatan Weliman, Jumat 28 April 2023.

"Tiba-tiba ada suara letusan senapan angin yang berasal dari arah utara tempat korban dan para saksi latihan. Karena merasa panik korban bersama para saksi lari berhamburan meninggalkan tempat latihan," beber Kapolres Malaka.

KAN bersama para saksi lainnya berlindung di salah satu rumah, tak jauh dari tempat latihan.
Kemudian korban memberitahukan kepada saksi IIN bahwa dia terkena tembakan.

"Setelah memberitahu saksi IIN korban langsung terjatuh di tanah. Saksi berusaha memapah korban ke dalam rumah," terang Kapolres Malaka.

"Sampai di dalam rumah korban terlihat darah mengalir dari pelipis bagian kanan dan korban mulai lemas," tambahnya.

Ketika melihat korban mulai lemas, lanjut Kapolres Malaka, saksi IIN dan keluarga langsung membawa korban ke RSUPP Betun untuk mendapatkan pertolongan medis.

Baca juga: Pelajar Malaka Tewas Ditembak, KAN Masih Berpamitan Kepada Ibunya

"Namun pada Minggu 30 April 2023 sekitar pukul 10.00 Wita korban dinyatakan meninggal dunia," ujar Kapolres Malaka. (Nbs)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved