Berita NTT
Tujuh Ribu Siswa SMA/SMK Ramaikan Karnaval Budaya Peringati Hardiknas 2023 di Kota Kupang
Rombongan karnaval budaya memulai star dari Gor Oepoi Kupang dan mengakiri atraksi budayanya di kantor Dinas P dan K Provinsi NTT.
Penulis: Ray Rebon | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Sebanyak tujuh ribu lebih siswa-siswi SMA/SMK turut meramaikan karnaval budaya memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Senin 2 Mei 2023 di Kota Kupang.
Karnaval budaya yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT itu melibatkan puluhan SMA/SMK di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.
Disaksikan POS-KUPANG.COM, ribuan peserta karnaval budaya itu mengenakan berbagai macam pakaian etnis di Provinsi NTT.
Baca juga: DPRD NTT Minta Dinas Pendidikan Temukan Solusi Terkait Siswa Tidak Ikut Ujian
Terlihat suasana Kota Kupang, ibukota Provinsi NTT ini mulai semarak sekira pukul 15.00 Wita di sepanjang Jalan W.J Lalamentik hingga Jalan El Tari dengan atraksi maupun tarian oleh rombongan karnaval budaya.
Suasana karnaval budaya yang dihiasi dengan busana dari berbagai etnis di NTT serta tarian dan mobil yang dimodifikasi itu memantik perhatian warga masyarakat yang berada di sudut jalan maupun pengendara di ruas jalan tersebut.
Rombongan karnaval budaya memulai star dari Gor Oepoi Kupang dan mengakiri atraksi budayanya di kantor Dinas P dan K Provinsi NTT.
Baca juga: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Gratiskan Iuran Komite Sekolah 10 Siswa SMAN 1 Takari
Karnaval budaya tersebut dilepas oleh Kadis P dan K NTT, Linus Lusi didampingi semua kepala sekolah yang berpartisipasi dalam kegiatan itu.
Di halaman kantor Gubernur NTT, rombongan karnaval SMA/SMK itu akan mempentaskan atraksi dan tarian sesuai busana etnisnya secara bergantian.
Kepala Dinas P dan K NTT, Linus Lusi mengatakan sebanyak 7 ribu lebih siswa SMA/SMK berpartisipasi pada karnval budaya dalam memperingati Hardiknas tahun 2023 ini.
Hajatan ini, menurut Linus akan menghadirkan nuansa budaya dan pariwisata sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Hari Pendidikan Nasional.
Karnaval budaya ini mempunyai makna jiwa kerja keras dan pantang menyerah, toleransi dan keberagaman dalam mengusung kebersamaan dalam sektor pendidikan di NTT.
Karnaval budaya ini juga akan dijadikan sebagai kegiatan tahunan, dimana kata Linus akan dilakukan setiap tahun di moment Hardiknas.
Baca juga: Siswa Aniaya Guru di Kelas, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Evaluasi Pembelajaran di Kelas
"Kegiatan ini sebagai kalender tetap atau kami akan laksanakan setiap tahun dengan peserta lebih banyak lagi," kata Linus kepada POS-KUPANG.COM usai melepas rombongan karnaval budaya di halaman Gor Oepoi Kupang.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.