Berita NTT

Presiden Jokowi Nyaris Santap Makanan Mengandung Formalin, DPRD NTT: Kami Sesali Insiden Itu

Labuan Bajo kedepan akan terus menyelenggarakan berbagai event kelas nasional maupun internasional.

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO
Yunus Takandewa 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo nyaris menyantap makanan atau buah yang mengandung formalin saat berkunjung ke Labuan Bajo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa waktu lalu.

Atas insiden tersebut, Anggota DPRD NTT, Yunus Takandewa merasa prihatin dan menyesali atas peristiwa yang terjadi terhadap Presiden RI.

Kejadian itu, menurut Sekretaris DPD PDIP NTT itu akan berdampak buruk pada penyelenggaraan Asean Summit di Labuan Bajo nanti.

Atas kejadian itu, Yunus meminta kepada pihak Asosiasi Perhotelan untuk terus berkoordinasi dan memperketat semua hotel/restoran agar tidak menjadi hambatan pada perhelatan bergengsi itu.

Baca juga: Pemuda Camplong Tewas Terseret Bus, Begini Kronologis Laka Lantas

Labuan Bajo kedepan akan terus menyelenggarakan berbagai event kelas nasional maupun internasional.

"Jangan karena masalah makanan yang mengandung formalin dapat menghambat event bergengsi itu, dan pastinya semua pihak juga kecewa atas kejadian itu," tandasnya kepada POS-KUPANG.COM, Rabu 26 April 2023 malam saat dihubungi melalui jaringan telepon.

Ia juga meminta kepada pejabat otoritas Manggarai Barat dalam hal itu Bupati agar terus melakukan koordinasi dan pembinaan terhadap pihak-pihak tertentu atau hotel.

"Pemerintah Mabar juga harus ketat dalam proses pengawasan di internal pemerintah," tambahnya.

Sementara itu sebelum digelarnya Asean Summit, ia meminta kepada BPOM agar melakukan langkah-langkah kongkrit dengan memastikan semua bahan-bahan makanan yang baik di Labuan Bajo.

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved