Berita Kota Kupang

Ribuan Penari Akan Meriahkan HUT ke-27 Otda Kota Kupang

Ribuan penari akan memeriahkan hari ulang tahun atau HUT ke-27 otonomi daerah (Otda) Kota Kupang tahun 2023.

Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang Dumuliahi Djami 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Ribuan penari akan memeriahkan hari ulang tahun atau HUT ke-27 otonomi daerah (Otda) Kota Kupang tahun 2023.

Otda Kota Kupang sendiri biasanya digelar tiap tanggal 25 April. Kali ini, perayaan akan dilaksanakan tanggal 28 April 2023 di halaman rumah jabatan Gubernur NTT. 

Adapun penari itu merupakan pelajar SD dan SMP Kota Kupang. Partisipasi peserta ini disebut akan membuat catatan Museum Rekor Indonesia (MURI). Setidaknya ada 2.770 pelajar dari tingkat SD dan SMP di Kota Kupang akan memperagakan Tarian Lufut

Tarian Lufut berasal dari Pulau Timor. Tarian ini menggambarkan semangat gotong royong antar sesama. 

Baca juga: Dua Warga Fatufeto Terima Rumah Bertepatan HUT Kota Kupang

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Dumuliahi Djami mengatakan, para pelajar akan melakukan tarian dalam dua formasi yang terdiri 2.727.

Angka itu untuk memperingati ulang tahun Kota Kupang yang ke 27 dan memperingati Hari Ulang Tahun Bank Indonesia. 

"Tarian Lufut yang berasal dari Timor itu yang dipilih oleh MURI," sebutnya diwawancarai, Kamis 21 April 2023 lalu. 

Dia mengatakan, ada beberapa jenis tarian yang disodorkan ke MURI. Namun, Tarian Lufut dipilih karena memang belum pernah ditampilkan. 

Ia menambahkan, tarian Lufut memiliki arti kebersamaan. Dia berharap dengan tarian yang dibawakan oleh para pelajar pada peringatan HUT Kota Kupang bisa menjadi semangat kebersamaan membangun Kota Kupang.

Menurut dia, tarian Lufut adalah sebuah tarian yang mengisahkan kebersamaan dan simbol gotong royong di masyarakat Timor.

Baca juga: Tokoh Masyarakat NTT Puji Penyelenggaraan Paskah Bahari oleh Klasis Kota Kupang Timur

Kebersamaan dan bergotong royong masyarakat Timor pada zaman dahulu dilakukan hampir pada setiap pekerjaan, seperti membuka ladang baru dan  membangun rumah atau dalam proses merontok padi yang baru saja dipanen dengan menggunakan kaki untuk melepaskan bulir-bulir padi digunakan kaki secara bersama-sama. 

"Sedangkan dalam membangun rumah, tanah yang baru saja ditimbun akan diinjak serta diratakan dengan kaki secara bersama-sama hingga tanah menjadi padat dan kokoh," sambungnya. 

Dumul menerangkan, persiapan untuk agenda itu terus dilakukan. Ia mencatat sudah lebih dari 8 persen kesiapan peserta untuk menampilkan tarian itu. Dengan begitu, Dumul juga berharap agar semua yang direncanakan bisa berjalan lancar. 

Diketahui HUT Otda Kota Kupang sejalan dengan pembentukan dan pengesahan Kota Madya daerah tingkat II pada 25 April 1996 lalu. Jika berkaca dari keberadaan Kota Kupang, maka usianya sudah mencapai 139 tahun.  (fan)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved