Sabtu, 11 April 2026

Berita Nasional

Terduga Teroris Jemaah Islamiyah di Lampung Rencanakan Serangan ke Polisi

Para terduga teroris jaringan Jamaah Islamiyah (JI) yang ditangkap di Lampung merencanakan serangan atau amaliyah terhadap polisi.

Editor: Ryan Nong
Tribunnews.com
ILUSTRASI - Densus 88 saat mengejar dan meringkus terduga teroris. Para terduga teroris jaringan Jamaah Islamiyah (JI) yang ditangkap di Lampung merencanakan serangan atau amaliyah terhadap polisi. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Para terduga teroris jaringan Jamaah Islamiyah (JI) yang ditangkap di Lampung merencanakan serangan atau amaliyah terhadap polisi.

Sebanyak enam teroris anggota jarongan itu terlebih dahulu ditangkap oleh tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri atau Densus 88 Polri pada 11-12 April 2023 lalu.

"Jadi kebanyakan dari kelompok ini merencanakan amaliyah ke kelompok atau ke petugas polisi," ujar Juru Bicara Densus 88 Polri Kombes Aswin Siregar di Mabes Polri Jakarta, Kamis (13/4/2023).

Aswin menjelaskan, penangkapan yang dilakukan itu dalam rangka mengantisipasi dan mencegah adanya tindakan teror yang dilakukan kelompok tersebut.

Adapun penangkapan enam terduga teroris itu dilakukan di kawasan Mesuji dan Pringsewu, Lampung pada 11-12 April 2023.

Dalam proses penangkapan, terjadi tembak-menembak yang menewaskan dua terduga teroris berinisial NG alias BA alias SA, dan ZK.

Baca juga: Teroris Jamaah Islamiyah di Lampung Terafiliasi Kelompok Zuljarnaen dan Upik Lawangan

Selain itu, peristiwa tembak-menembak ini membuat satu anggota polisi berinisial Bripda Jo luka berat.

Baku tembak dilakukan karena NG dan ZK melakukan perlawanan kepada polisi.

Sedangkan empat tersangka teroris lainnya berinisial PS alias JA, H alias NB, AM, dan KI alias AS ditangkap dan tengah diperiksa secara intensif.

Dua Teroris Jamaah Islamiyah Tewas Saat Baku Tembak dengan Densus 88 di Lampung

Dalam kesempatan yang sama, Karo Penmas Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, Densus 88 terus melakukan pengembangan terhadap dugaan aksi teror.

Densus, katanya, tidak akan berhenti mencari dan memberantas pelaku teror di Indonesia.

"Kami sampaikan bahwa petugas densus tidak akan berhenti dalam melakukan tindakan pencegahan maupun penindakan dalam memberantas terorisme di Indonesia," ujar Ramadhan. (*)

Berita ini telah tayang di Kompas.com

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved