Berita Manggarai Timur

BPS Manggarai Timur Beri Pelatihan Bagi Asfas FKP Terkait Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Badan Pusat Statistik ( BPS ) Kabupaten Manggarai Timur, Angela Regina Maria Wea, SST, M.Si.

|
Penulis: Robert Ropo | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
PELATIHAN - Pelatihan bagi Asisten Fasilitator, Forum Konsultasi Publik terkait Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi. Gambar diambil Selasa 11 April 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG - Badan Pusat Statistik ( BPS ) Kabupaten Manggarai Timur menyelenggarakan pelatihan bagi 54 orang Asisten Fasilitator (Asfas) Forum Konsultasi Publik (FKP) Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek). 

Pelatihan yang mengangkat tema 'Satu Data Program Perlindungan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat' ini berlangsung di Aula Hotel Embun Pagi Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Selasa 11 April 2023.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Badan Pusat Statistik ( BPS ) Kabupaten Manggarai Timur, Angela Regina Maria Wea, SST, M.Si.

Angela dalam kesempatan itu menerangkan, kegiatan ini dengan tujuan untuk mempersiapkan para Asisten Fasilitator dalam melaksanakan Forum Konsultasi Publik di setiap desa/kelurahan. Asisten Fasilitator ini akan bekerja mulai dari tanggal 2-21 Mei 2023.

Baca juga: Wabup Siprianus Sampaikan Hal Ini Saat Membuka Rapat Pembahasan RTRW Manggarai Timur

"Pekerjaan dari Asfas ini membantu Fasilitator memfasilitasi Forum Konsultasi Publik hasil Pendataan Awal Regsosek sampai pada pengesahan Berita Acara Forum Konsultasi Publik. Berita Acara ini sangat penting untuk mensahkan hasil pendataan," terang Angela. 

Angela juga menerangkan, data Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) sudah selesai diolah dan diberi rangking, sangat miskin, miskin, hampir miskin, tidak miskin. Rangking dilakukan per Kepala Keluarga (KK).

"Rangking tertinggi dalam masyarakat adalah tidak miskin, rangking terendah adalah sangat miskin. Yang dianggap isu adalah sangat miskin dan miskin, sasaran kita adalah sangat miskin dan miskin itu," ujarnya.

Hasil perangkingan akan disampaikan kepada forum di dalam FKP untuk dimintai pendapat dan mendapatkan persetujuan. Rangking berdasarkan 15 variabel yang kelihatan. Berdasarkan 15 variabel ini diperoleh 4 rangking tersebut. 

Baca juga: 89 Peserta Didik SMAN 3 Borong Manggarai Timur Ikut UNBK

"Kita sudah punya rangking dan meminta pendapat. Ruang diberikan oleh Negara kepada masyarakat untuk menilai tingkat kesejahteraan mereka sendiri," terangnya.

Angela juga menerangkan, masyarakat diwakili oleh Ketua RT yang akan hadir di FKP. Petugas pendata juga adalah orang-orang yang berasal dari desa/kelurahan setempat. 

"Yang didata adalah keluarga. Ketika keluarga menyampaikan secara terbuka dan jujur dan yang mendata adalah petugas dari desa setempat, sekarang hasilnya kita akan uji lagi kepada Ketua RT. Rangking sudah tersedia, tinggal diuji ke Ketua RT," terangnya.

"Kita berharap Pemerintah di level RT sekalipun, bertanggung jawab terhadap masyarakat kita. Kalau memang mereka miskin, katakan miskin. Kalau memang tidak miskin, katakan tidak miskin," ujarnya. 

Angela juga berharap agar Forum Konsultasi Publik ini bisa berhasil.

"Semoga kita dapat memperoleh data yang akurat. Karena itu perlu Kepala Desa/Lurah bersama-sama Asfas bersungguh-sungguh memfasilitasi FKP ini sehingga sukses, sebab Kepala Desa selaku Fasilitator," tutup Angela. (rob)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved