Ramadhan 2023
Inilah Waktu Paling Tepat Membaca Niat Puasa Ramadhan Sesuai Hadits Rasulullah dan Mayoritas Ulama
Inilah waktu yang tepat melafalkan Niat Puasa Ramadhan sesuai Hadits Rasulullah dan Pendapat Mayoritas Ulama
Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Adiana Ahmad
Orang yang belum baligh tidak diwajibkan untuk berpuasa, tetapi dianjurkan untuk melatih diri berpuasa sejak kecil agar terbiasa.
3. Berakal.
Berakal adalah memiliki kemampuan untuk membedakan antara baik dan buruk, halal dan haram, serta kewajiban dan larangan. Orang yang berakal diwajibkan untuk berpuasa.
Orang yang tidak berakal, seperti orang gila atau orang yang hilang ingatan, tidak diwajibkan untuk berpuasa.
4. Sehat.
Sehat adalah tidak memiliki penyakit atau gangguan kesehatan yang menghalangi atau membahayakan puasa. Orang yang sehat diwajibkan untuk berpuasa. Orang yang sakit, seperti orang yang demam, orang yang menderita penyakit kronis, atau orang yang hamil atau menyusui, boleh tidak berpuasa jika puasa akan membahayakan dirinya atau bayinya.
Namun, ia harus mengganti puasanya di hari lain atau membayar fidyah jika tidak mampu mengganti.
5. Mukim. Mukim adalah tinggal di suatu tempat secara menetap atau lebih dari dua hari. Orang yang mukim diwajibkan untuk berpuasa. Orang yang safar, yaitu bepergian jauh lebih dari 80 km atau dua marhalah, boleh tidak berpuasa jika perjalanannya melelahkan atau menyulitkan puasanya. Namun, ia harus mengganti puasanya di hari lain. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.