Ramadhan 2023
Inilah Waktu Paling Tepat Membaca Niat Puasa Ramadhan Sesuai Hadits Rasulullah dan Mayoritas Ulama
Inilah waktu yang tepat melafalkan Niat Puasa Ramadhan sesuai Hadits Rasulullah dan Pendapat Mayoritas Ulama
Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Adiana Ahmad
Pada laman Kementerian Agama dijelaskan bahwa mengucapkan niat puasa ramadhan dengan lantang merupakan hal yang sunnah.
Dijelaskan, niat puasa ramadhan bisa dilantunkan dalam hati sebagai dorongan untuk melakukan perbuatan tulus.
Pastinya, Umat Muslim dianjurkan melantunkan niat puasa ramadhan dengan ikhlas semata-mata karena Allah SWT.
Membaca niat puasa ramadhan harus diucapkan dengan penuh kesadaran baik di dalam hati maupun dilafalkan.
Dalam hadits riwayat Bukhari Muslim, Rasulullah SAW bersabda bahwa setiap pekerjaan itu bergantung dengan niat dan setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang dia niatkan.
Senada dengan buku Puasa Syarat Rukun & yang Membatalkan oleh Saiyid Mahadhir mencantumkan mazhab Syafii.
Dijelaskan bahwa umumnya niat itu diartikan dengan suatu maksud untuk suatu hal disertai dengan perbuatannya.
Pentingnya niat dalam segala ibadah bertujuan agar amalan yang dikerjakan tidak dianggap sia-sia atau amalan tidak mendapatkan nilai ibadah disisi Allah SWT.
Syarat Sahnya Puasa
Syarat sah puasa adalah syarat yang harus dipenuhi oleh seseorang agar puasanya diterima oleh Allah SWT dan tidak batal.
1. Niat.
Niat adalah keinginan hati untuk melakukan sesuatu karena Allah SWT.
Niat harus dilakukan sebelum fajar atau sebelum imsak pada setiap hari puasa. Niat bisa dilakukan secara lisan atau dalam hati saja.
Niat bisa bersifat umum atau khusus. Contoh niat umum adalah: “Saya niat puasa Ramadhan karena Allah SWT”. Contoh niat khusus adalah: “Saya niat puasa sunnah Senin-Kamis karena Allah SWT”.
2. Menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.