Berita Ngada

Data BPS 3.540 Jiwa di Ngada Keluar dari Kemiskinan Ekstrem, Bupati Andreas Sebut Pentingnya 3T

pola bagaimana meningkatkan menanam dan memelihara. Menanam komoditi pertanian dan memelihara ternak

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ORIS GOTI.
BUPATI - Bupati Ngada Andreas Paru dan wakilnya, Raymundus Bena saat tatap muka dengan tokoh agama, masyarakat dan pemuda serta para wartawan di Aula Rumah Jabatan Bupati Ngada, Rabu 5 April 2023. 

Kerja - kerja pemerintah selama ini, lanjutnya, adalah bagaimana memanfaatkan potensi dan komoditi pertanian yang ada untuk Tuka (perut), Tuku (tabungan) dan Teka (pasar).

"Pertama untuk perut dulu. T yang pertama itu Tuka (perut). Tante Nela Paris yang pertama untuk Tuka. Yang kedua, Tuku (tabungan) untuk kemandirian pangan dan yang ketiga bagaimana kita berinvestasi untuk kedaulatan pangan," kata Bupati Andreas.

"Ini sangat berpengaruh dengan pola bagaimana meningkatkan menanam dan memelihara. Menanam komoditi pertanian dan memelihara ternak," imbuhnya.

Menurut Bupati Andreas, hal tersebut bisa berdampak pada penurunan angka kemiskinan ekstrem, sebagaimana data dari BPS Kabupaten Ngada dan bukan tidak mungkin Ngada bisa bebas dari kemiskinan ekstrem.

"Setidak - tidaknya masyarakat bisa memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan tanpa harus membeli. Nah uang yang ada bisa disimpan, bisa disisihkan untuk kebutuhan yang lain," ujarnya.

Intervensi lain yang dilakukan pemerintah terkait menurunkan angka kemiskinan ekstrem yakni bantuan rumah layak huni, juga upaya - upaya peningkatan air bersih, sektor kesehatan dan SDM. (ORC). 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved