Manggarai Terkini
Bawaslu Manggarai Gelar Rakor Penguatan Kelembagaan, Simak Pesan Aria Bima
Bawaslu harus menjadi Benteng dari pada demokrasi, harus menjadi tempat rakyat menaruh kepercayaan, menjadi tempat sandaran
Penulis: Robert Ropo | Editor: Edi Hayong
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS-KUPANG.COM, RUTENG- Bawaslu Manggarai menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Kelembagaan Bawaslu yang berlangsung di Aula Hotel Revayah Ruteng dari tanggal 14 sampai 15 Oktober 2025.
Kegiatan ini menghadirkan 5 orang pemateri salah satunya, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Aria Bima yang hadir melalui zoom. Aria berharap ke depan Pemilu semakin baik.
"Kita inginkan Pemilu lima tahunan semakin baik,"ujar politisi PDIP itu.
Karena itu, ia berharap kepada Bawaslu nantinya pada Pemilu atau Pilkada harus berjalan sesuai tugas dan fungsi kepengawasannya. Kepercayaan publik terhadap Bawaslu harus ditumbuhkan.
"Bawaslu harus menjadi Benteng dari pada demokrasi, harus menjadi tempat rakyat menaruh kepercayaan, menjadi tempat sandaran. Demokrasi harus berjalan dengan baik,"ujarnya.
Baca juga: Bawaslu Manggarai Barat Gelar Rakor Penguatan Kelembagaan di Masa Non Tahap
Menurut Aria, kepercayaan lahir dari kapasitas dan integritas. Integrasi berarti dimana insa-insan Bawaslu harus bertindak netral dalam menjalankan tugas.
Dan kapasitas dimana baik pimpinan bersama seluruh perangkat aktifitas kelembagaannya sampai pada tingkat pengawas kecamatan, desa/kelurahan hingga TPS harus memproses laporan-laporan dari masyarakat secara cepat dan responsif.
Bupati Manggarai Herybertus G.L Nabit juga berkesempatan hadir pada kegiatan tersebut.
Bupati Hery mengatakan, kerja-kerja Bawaslu Kabupaten Manggarai kini semakin baik, hal ini terbukti pada Pilkada Tahun 2020 dan 2024 berjalan dengan baik.
Meski demikian, bupati Hery, memberikan sejumlah catatan kepada Bawaslu untuk dievaluasi agar Pemilu atau Pilkada ke depan berjalan lebih baik lagi.
Baca juga: Aria Bima Sebut Bawaslu Harus Mampu Transformasi Integritas dan Kapasitas
Meningkatkan pengawasan pengawasan, partisipasi pemilih dan memahami perilaku politik dalam menghadapi Pemilu 2029 nantinya.
Menurut Bupati Hery, Pilkada setiap tahun berpotensi semakin brutal, hal ini dampak dari penggunaan media sosial, karena itu ke depan perlu ada pengawasan ekstra terhadap media sosial.
Bupati Hery juga menyinggung soal netralitas ASN. Ia berharap agar Bawaslu semakin efektif untuk melakukan pengawasan terhadap netralitas ASN.
"Netralitas ASN hemat saya seperti TNI/POLRI tidak usa ikut memilih,"ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Nonato-Da-Furificacao-Sarmento-membuka-kegiatan-Rakor.jpg)