Berita Ngada
Momen Bupati Ngada Andreas Paru Diam Ketika Dengar Bunyi Lonceng Gereja
Di sisi lain, Bupati Andreas mengakui dinamika pembangun di Ngada termasuk juga daerah lain tidak bisa berjalan mulus akibat dampak ekonomi Covid - 19
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Oby Lewanmeru
"Kalau kita harus pendekatan proyek maka ada dua hal. Yang pertama, waktu kita akan panjang, kita harus menunggu tahun depan. Yang kedua, anggaran tidak ada. Maka terobosannya, manfaatkan alat yang di PU, masyarakat silahkan berpartisipasi untuk beri makan operator, desa bisa berpartisipasi untuk beli solar, sehingga anggaran begitu kecil, " imbuhnya.
Dan fakta, lanjut Andreas, jalan baru untuk mendukung akses para petani yang dibuka pada 2022 kurang lebih sepanjang 75 Km dengan anggaran yang terserap hanya senilai Rp 250 juta.
"Padahal kalau dihitung, saya bilang PU coba hitung anggaran yang dibutuhkan untuk buka jalan baru sepanjang 75 Km meter itu berapa kalau diproyekkan, anggarannya mencapai Rp 12, 5 Miiar. Nah dengan terobosan yang kita buat, berarti kita efisiensi sekitar 12 miliar 250 juta," pungkas Andreas. (ORC)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.