Berita Belu
CD Bethesda Bersama DPMD dan 11 Desa Gelar Rapat Konsolidasi Pengendalian HIV-AIDS di Belu
kegiatan atau progam CD Bethesda Yakkum dalam hal pencegahan dan penanganan HIV-AIDS di perbatasan Belu
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, BELU - Yayasan CD Bethesda Yakkum Yogyakarta area Belu bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Belu melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) menggelar rapat konsolidasi di aula Kantor DPMD Kabupaten Belu.
Pertemuan dalam rangka mendukung upaya pengendalian HIV dan AIDS, khususnya dalam meningkatkan layanan kesehatan komprehensif bagi Orang dengan HIV AIDS (ODHA), mencegah penularan HIV serta menurunkan stigma dan diskriminasi terhadap ODHA.
Rapat konsolidasi dihadiri Koordinator CD Bethesda Yakkum Area Belu, Plt. Kepala DPMD Kabupaten Belu, 11 Kepala Desa maupun Pejabat Desa intervensi CD Bethesda Yakkum serta Koordintor Kabupaten P3MD Belu, Daniel Mahodim yang membawakan materi terkait dengan program HIV dan AIDS di tingkat Desa.
Baca juga: HUT BNN ke-21 Akselerasi War On Drugs, Sekda Belu: Ini Sejalan Dengan Visi Pemerintah
Plt Kadis PMD Belu, Yeani Lalo dalam kesempatan tersebut menyampaikan, pihaknya sangat merespon dan mendukung kegiatan atau progam CD Bethesda Yakkum dalam hal pencegahan dan penanganan HIV-AIDS di perbatasan Belu.
“Rapat konsolidasi ini bagaimana membangun persepsi yang sama dalam hal pengendalian HIV-AIDS. Kaitan Dinas PMD Belu bagaimana menanggapi skema membangun visi misi yang sama dengan intervensi dana APBDes,” ujarnya.
Dijelaskan, kedepan penyusunan APBDes 11 Desa termasuk desa persiapan yang hadir dalam rapat konsolidasi ini akan kita intervensi anggaran kaitan dengan program baru penanganan dan pencegahan HIV-AIDS.
“Ini penyakit sosial yang tidak kalah penting yang harus mendapat perhatian serius melalui anggaran desa dan akan kita intervensi dalam APBDes,” ungkap Yeani.
Lanjut dia, terobosan yang kita lakukan terkait pengendalian HIV-AIDS yakni sebelum pembagian BLT nanti, kita akan mengambil waktu 30 menit untuk melakukan kampanye bahaya HIV-AIDS kepada warga masyarakat.
Baca juga: Umat Muslim di Belu Laksanakan Shalat Tarawih Sambut Bulan Suci Ramadhan
“Supaya warga bisa tahu bahaya penyakit itu seperti apa, cara penularan dan pencegahan seperti apa, sehingga warga tahu sebelum intervensi dengan dana desa,” kata Mantan Kabag Hukum Setda Belu itu.
Terpisah, Koordinator CD Bethesda Yakkum area Belu Yosafat Ician menuturkan, tujuan pertemun konsolidasi pengendalian HIV dan AIDS di Desa ini untuk menyamakan pandangan, memantapkan komitmen dan kegiatan terutama dengan pejabat kepala desa yang belum lama dilantik tentang pengendalian HIV di level Desa.
“Peserta pertemuan konsolidasi yakni Kepala Desa induk dan Pejabat Desa persiapan maupun kepala desa yang masa jabatan belum selesai,” terangnya kepada POS-KUPANG.COM, 28 Maret 2023.
Adapun, beberapa kegiatan yang disepakati untuk diperhatikan dalam perencanaan di Desa antara lain, Pertama, sosialisas atau kampanye promosi dan pencegahan pengendalian HIV dan AIDS. Kedua, penyediaan media Komunikasi Informasi dan Edukasi penyakit menular HIV dan AIDS. Ketiga, pemberian bantuan makanan tambahan bagi pasien penyakit menular HIV dan AIDS serta Keempat, pelatihan kader HIV dan AIDS.
Dikatakan, pihaknya mendukung komitmen Plt Kepala Dinas PMD yang menegaskan tentang kegiatan-kegiatan tersebut dan mendapat respon positif dari Koordinator P3MD dan Tenaga Ahli Kabupaten Belu untuk memperhatikan isu HIV dan AIDS dalam perencanaan dan penganggaran tahun 2024 atau dalam anggaran perubahan (APBDes) tahun 2023.
Baca juga: Pemerintah Kabupaten Belu Raih Peringkat 3 Penanganan Covid-19
“Terima kasih kepada Plt Kepala Dinas PMD dan Koordinator P3MD Kabupaten Belu yang mendukung dan menyampaikan beberapa pokok pikiran tentang kegiatan dan sasaran yang perlu diperhatikan dalam perubahan anggaran tahun 2023, kalau terjadi perubahan, serta penganggaran tahun 2024,” ucap Yosafat.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.