Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Selasa 28 Maret 2023, Yang Memandang Yesus Akan Selamat

Renungan Harian Katolik berikut ditulis oleh RP. John Lewar SVD dengan judul Yang memandang Yesus Akan Selamat.

Editor: Agustinus Sape
YOUTUBE/SUARA PAGI RENUNGAN HARIAN KATOLIK
RENUNGAN - RP. John Lewar SVD menyampaikan Renungan Harian Katolik untuk hari Selasa 28 Maret 2023 dengan judul Yang Memandang Yesus Akan Selamat. 

POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik berikut ditulis oleh RP. John Lewar SVD dengan judul Yang memandang Yesus Akan Selamat.

RP. John Lewar menulis Renungan Harian Katolik ini dengan merujuk bacaan pertama dari kitab Bilangan 21: 4-9, dan bacaan Injil Yohanes 8: 21-30.

Di akhir Renungan Harian Katolik ini disediakan pula teks lengkap bacaan Selasa 28 Maret 2023 beserta mazmur tanggapan dan bait pengantar Injil.

 

Saudari-saudaraku yang terkasih dalam Kristus.

Kisah Musa membuat ular tembaga dalam Kitab Bilangan seringkali membuat kita tidak habis bertanya. Mengapa ular tembaga yang menyelamatkan?

Konteks kisah ini berkaitan dengan bangsa Israel yang keluar dari Mesir dan mulai memasuki Tanah Edom.

Daerah Edom itu kering dan tandus, tak ada makanan dan air, membuat bangsa ini tidak tahan.

Mereka tidak berpikir panjang, tidak sabar dengan kekurangan yang ada.

Mereka menyesal telah dibebaskan Allah dari perbudakan. Bahkan mereka bernostalgia tentang makanan enak di Mesir walaupun menjadi budak.

Keadaan serba terbatas, sulit dan penuh penderitaan, menggoda mereka sehingga menjadi lemah.

Dengan demikian relasi dengan Allah menjadi sangat goyah.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Selasa 28 Maret 2023, Pandanglah Dia, Maka Engkau Selamat

Ular dalam budaya Timur Tengah adalah hewan yang paling menakutkan, apalagi ketika berjalan di padang gurun.

Ular adalah simbol binatang yang paling terkutuk, identik dengan kematian.

Allah menggunakan ular sebagai alat untuk menyadarkan umat tentang kematian.

Banyak orang Israel mati karena dipagut ular. Allah menyuruh Musa membuat patung ular tembaga, agar mereka yang terpagut ular, jika memandang patung ini tidak mati.

Kisah ular tembaga yang ditinggikan itu, menjadi lukisan akan peristiwa salib Kristus.

Yesus yang ditinggikan di atas kayu salib, wafat dan bangkit akan menyelamatkan
seluruh dunia.

Yesus mengatakan, ”Apabila kamu meninggikan Anak Manusia, barulah kamu tahu bahwa Akulah Dia.”

Kata-kata Yesus ini memiliki kekuatan yang sangat luar biasa sehingga bisa mengubah hati dan pikiran orang-orang Yahudi yang sebelumnya sulit diyakinkan.

Selain itu perbuatan-perbuatan yang mengagumkan, perhatian dan pelayanan kepada kaum miskin dan tertindas, ketaatan tanpa syarat
kepada kehendak BapaNya, menjadi bukti-bukti nyata yang membuat mereka percaya.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Selasa 28 Maret 2023, Tuhan Selalu Mau Mengampuni

Saudari-saudaraku yang terkasih dalam Kristus.

Mengajak orang untuk percaya akan sesuatu atau percaya kepada seseorang selalu mudah dibuat. Ada orang yang bisa percaya kalau dia diyakinkan oleh kesaksian hidup yang baik dan benar dari orang lain.

Sama seperti Musa meninggikan ular, demikian juga Yesus harus ditinggikan. Barangsiapa percaya dan memandang kepada Yesus, ia akan selamat dan beroleh hidup yang kekal.

Dengan penuh iman kita memandang salib Kristus, sebab dengan salib suciNya, Dia telah menebus dunia.

Kontemplasi

Ular tembaga itu melambangkan Yesus yang ditinggikan di atas kayu salib. KematianNya telah meremukkan kepala si ular tua, yaitu Iblis, dan membasmi racunnya, yaitu sifat dosa yang ada dalam diri manusia. Sehingga dosa tidak berkuasa lagi atas hidup kita.

Rasul Paulus mengatakan,“Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus” (Roma 6:11).

Apakah Anda sungguh percaya kepada Yesus? Yang memandang Yesus, beroleh selamat.

Doa

Tuhan, dengan penuh iman kami pandang salib suciMu. Bersihkan dan sucikan dunia dan kami semua dengan darah dan air suci yang mengalir dari hatiMu yang tertikam tombak bengis dosa kami. Amin.

Sahabatku yang terkasih, Selamat Hari Selasa. Salam doa dan berkatku untukmu dan keluarga di mana saja berada: Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin.

Teks Lengkap Bacaan 28 Maret 2023

BACAAN - Ilustrasi Alkitab Katolik. Silakan membaca teks lengkap bacaan Renungan Harian Katolik Selasa 28 Maret 2023.
BACAAN - Ilustrasi Alkitab Katolik. Silakan membaca teks lengkap bacaan Renungan Harian Katolik Selasa 28 Maret 2023. (Tokopedia)


Bacaan Pertama Bilangan 21:4-9

"Setiap orang yang terpagut ular, jika ia memandang ular tembaga itu, ia akan tetap hidup."

Bacaan dari Kitab Bilangan:

Ketika umat Israel berangkat dari Gunung Hor, mereka berjalan ke arah Laut Teberau untuk mengelilingi tanah Edom. Bangsa itu tidak dapat lagi menahan hati di tengah jalan.

Lalu mereka berkata-kata melawan Allah dan Musa, “Mengapa kamu memimpin kami keluar dari Mesir? Supaya kami mati di padang gurun ini? Sebab di sini tidak ada roti dan tidak ada air! Kami telah muak akan makanan hambar ini!”

Lalu Tuhan menyuruh ular-ular tedung ke antara bangsa itu, yang memagut mereka, sehingga banyak dari orang Israel itu mati. Kemudian datanglah bangsa itu mendapatkan Musa dan berkata, “Kami telah berdosa, sebab kami berkata-kata melawan Tuhan dan engkau; berdoalah kepada Tuhan supaya dijauhkan ular-ular ini dari kami.”

Lalu Musa berdoa untuk bangsa itu. Maka berfirmanlah Tuhan kepada Musa, “Buatlah ular tedung dan taruhlah itu pada sebuah tiang; maka setiap orang yang terpagut, jika ia melihatnya, akan tetap hidup.”

Lalu Musa membuat ular tembaga dan menaruhnya pada sebuah tiang. Maka jika seseorang dipagut ular, dan ia memandang kepada ular tembaga itu, tetaplah ia hidup.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U: Syukur Kepada Allah.

Mazmur Tanggapan Mzm. 102:2-3.16-18.19-20

Refr. Tuhan, dengarkanlah doaku, dan biarlah teriakku minta tolong sampai kepada-Mu.

1. Tuhan, dengarkanlah doaku, dan biarlah teriakku minta tolong sampai kepada-Mu. Janganlah sembunyikan wajah-Mu terhadap aku pada hari aku tersesak. Sendengkanlah telinga-Mu kepadaku; pada hari aku berseru, segeralah menjawab aku!

2. Maka bangsa-bangsa menjadi takut akan nama Tuhan, dan semua raja bumi menyegani kemuliaan-Mu, bila Engkau sudah membangun Sion, dan menampakkan diri dalam kemuliaan-Mu; bila Engkau mendengarkan doa orang-orang papa, dan tidak memandang hina doa mereka.

3. Biarlah hal ini dituliskan bagi angkatan yang kemudian, dan bangsa yang diciptakan nanti akan memuji-muji Tuhan, sebab ia telah memandang dari tempat-Nya yang kudus, Tuhan memandang dari surga ke bumi.

Bait Pengantar Injil PS 965

Refr. Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.

Benih itu adalah Sabda Tuhan, penaburnya adalah Kristus. Setiap orang yang menemukan Dia, akan hidup selama-lamanya.

Bacaan Injil Yohanes 8:21-30

"Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia, barulah kamu tahu bahwa Akulah Dia."

Inilah Injil suci menurut Yohanes:

Sekali peristiwa, Yesus berkata kepada orang banyak, “Aku akan pergi, dan kamu akan mencari Aku; tetapi kamu akan mati dalam dosamu. Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang.”

Maka kata orang-orang Yahudi itu, “Apakah Ia mau bunuh diri, dan karena itu dikatakan-Nya: Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang?” Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini.

Karena itu tadi Aku berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosamu; sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosamu.” Maka kata mereka kepada-Nya, “Siapakah Engkau?” Jawab Yesus kepada mereka, “Apakah gunanya lagi Aku berbicara dengan kamu? Banyak yang harus Kukatakan dan Kuhakimi tentang kamu.

Akan tetapi Dia, yang mengutus Aku, adalah benar, dan apa yang Kudengar dari pada-Nya itulah yang Kukatakan kepada dunia.” Mereka tidak mengerti, bahwa Ia berbicara kepada mereka tentang Bapa.

Maka kata Yesus, “Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia, barulah kamu tahu, bahwa Akulah Dia, dan bahwa Aku tidak berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri, tetapi Aku berbicara tentang hal-hal, sebagaimana diajarkan Bapa kepada-Ku.

Dan Ia yang telah mengutus Aku, menyertai Aku! Ia tidak membiarkan Aku sendiri, sebab Aku senantiasa berbuat apa yang berkenan kepada-Nya.” Setelah Yesus mengatakan semuanya itu, banyak orang percaya kepada-Nya.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U: Terpujilah Kristus.

Renungan Harian Katolik lainnya

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved