Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Senin 13 Maret 2023, Di Tempat Asal

Renungan Harian Katolik berikut ditulis oleh Bruder Pio Hayon SVD dengan judul Di Tempat Asal.

Editor: Agustinus Sape
FOTO PRIBADI
RENUNGAN - Bruder Pio Hayon SVD menyampaikan Renungan Harian Katolik untuk hari Senin 13 Maret 2023 dengan judul Di Tempat Asal. 

Dan mereka lupa bahwa ukuran yang mereka pakai itu sama sekali hanya mewakili gejolak dangkal kemanusiaan belaka yang sangat rapuh.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Senin 13 Maret 2023, Tak Ada Nabi yang Dihormati di Negeri Asalnya Sendiri

Saudari/a yang terkasih dalam Kristus.

Pesan untuk kita, pertama, keselamatan selalu datang dari Allah dan kita manusia harus bisa menanggapi keselamatan Allah dengan baik.

Kedua, kita cenderung untuk menghakimi orang lain padahal kita belum tahu banyak hal tentang orang lain.

Ketiga, kita sering menggunakan gejolak emosional yang dangkal untuk menyerang orang lain sekaligus membenarkan diri sendiri.

Teks Lengkap Bacaan 13 Maret 2023

BACAAN - Ilustrasi Alkitab Katolik. Silakan membaca teks lengkap bacaan Renungan Harian Katolik Senin 13 Maret 2023.
BACAAN - Ilustrasi Alkitab Katolik. Silakan membaca teks lengkap bacaan Renungan Harian Katolik Senin 13 Maret 2023. (Tokopedia)

 

Bacaan Pertama 2 Raja-Raja 5:1-15a

"Banyak orang sakit kusta, dan tak seorang pun dari mereka yang ditahirkan, selain daripada Naaman orang Syria itu."

Bacaan dari Kitab Kedua Raja-raja:

Naaman, panglima raja Aram, adalah seorang terpandang di hadapan tuannya dan sangat disayangi, sebab oleh dia Tuhan telah memberikan kemenangan kepada orang Aram. Tetapi pahlawan tentara itu sakit kusta.

Sekali peristiwa orang Aram pernah keluar bergerombol dan membawa tertawan seorang anak perempuan dari negeri Israel. Anak itu menjadi pelayan pada isteri Naaman. Berkatalah gadis itu kepada nyonyanya, "Sekiranya tuanku menghadap nabi yang di Samaria itu, tentulah nabi itu akan menyembuhkan dia dari penyakitnya."

Lalu pergilah Naaman memberitahukan kepada tuannya, katanya, "Begini-beginilah dikatakan oleh gadis yang dari negeri Israel itu." Maka jawab raja Aram, "Baik, pergilah dan aku akan mengirim surat kepada raja Israel."

Lalu berangkatlah Naaman. Sebagai persembahan ia membawa sepuluh talenta perak, enam ribu syikal emas dan sepuluh potong pakaian.

Ia menyampaikan surat raja Aram itu kepada raja Israel, yang berbunyi, "Sesampainya surat ini kepadamu, maklumlah kiranya, bahwa aku menyuruh kepadamu Naaman pegawaiku, supaya engkau menyembuhkan dia dari penyakit kustanya."

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved