Berita Malaka
Alfamart Pertama Kali Hadir di Malaka, Langsung 'Diserbu' Masyarakat
Dikatakannya, semoga Alfamart sebagai tokoh yang lebih mudah dan bisa hadir di tengah - tengah masyarakat dengan harga -harga yang kompetitif.

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofry Laka
POS-KUPANG.COM, BETUN- Sebuah tokoh swalayan atau Alfamart hadir pertama kali di Desa Wehali Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka, Rabu 8 Maret 2023, ini justru langsung diserbu atau ramai dikunjungi masyarakat sekitarnya.
Sesuai pantauan POS-KUPANG.COM, walaupun baru dibuka hari ini namun masyarakat antusias berbelanja di Alfamart yang letaknya persis di halaman depan Hotel Cinta Damai Betun tersebut.
Saking antusiasnya masyarakat berbelanja dari pukul 8.30 - 14.18 WITA pun masih terpantau ramai mendatangi secara bergantian di Alfamart tersebut.
Baca juga: Bupati Malaka Sebut Volume Pembangunan Puspem Capai 25-30 Persen
Area Manejer Alfamart Kupang Inang Indramayu yang ditemui Pos Kupang inipun mengakuinya.
"Ia benar, sajak hari ini diresmikannya Alfamart masyarakat cukup antusias berbelanja mungkin alasannya baru pertama kali hadir di wilayah Kabupaten Malaka tersebut," jawabnya singkat.
Dikatakannya, semoga Alfamart sebagai tokoh yang lebih mudah dan bisa hadir di tengah - tengah masyarakat dengan harga -harga yang kompetitif.
Baca juga: Bupati Malaka Resmikan Alfamart Pertama di Perbatasan RI-RDTL
"Dan tentunya menyerap tenaga kerja lokal yang ada di Kabupaten Malaka ini," demikian.
Menurutnya, selain Alfamart di Betun rencananya akan ada 4 Alfamart yang mau diresmikan lagi dalam bulan Maret 2023 ini sehingga totalnya 5 Alfamart hadir di Kabupaten Malaka.
"Jadi, tenaga kerja lokal yang saat ini dikerjakan sebanyak 20 orang yang akan ditempati pada 5 Alfamart dan didampingi oleh tenaga ahli dari Jawa," katanya.
Baca juga: Promo Alfamart Besok 8-9 Maret 2023, Banjir Diskon Minyak Goreng: Bimoli 37 Ribuan, Camar 32 Ribuan
Inang Indramayu menambahkan, tenaga lokal ini masih didampingi paling lama 6 bulan - 1 tahun sampai benar-benar memahami.
"Ia ini tergantung pada sumbernya daya manusia kalau penangkapan terhadap pengajarannya tentang ritel ini cepat maka itu lebih bagus lagi," tutupnya. (nbs)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.