Berita Sumba Barat Daya
Ketua Gema Tamera Sumba Barat Daya Minta Anggota Baru Jangan Jadi Provokator
Adik-adik mahasiswa kelak menjadi kepala desa, menjadi camat dan lainnya untuk membawa perubahan Wewewa Selatan ke arah lebih maju
Penulis: Petrus Piter | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter
POS-KUPANG.COM, TAMBOLAKA - Ketua gerakan mahasiswa Tana Marigu Ede Rara atau Gema Tamera Kecamatan Wewewa Selatan Sumba Barat Daya, Dediyanto Daghu Kezo, S.Pd meminta anggota baru tidak menjadi provokator.
Permintaa Ketua gerakan mahasiswa Tana Marigu Ede Rara (Gema-Tamera) Kecamatan Wewewa Selatan Sumba Barat Daya, Dediyanto Daghu Kezo, S.Pd, diungkapkan saat pelantikan 22 anggota baru, Minggu 5 Maret 2023.
Menurut Dediyanto Daghu Kezo, organisasi mahasiswa Gema-Tamera yang baru saja dilantiknya agar tidak menjadi provokator di kampung tetapi sebagai seorang aktivis harus bertindak sebagai motifator pembangunan.
Baca juga: Kodim 1629 Sumba Barat Daya Rehabilitasi Dua Unit Rumah Warga Miskin di Watukawula
Dediyanto menambahkan, dengan semangat organisasi, adik-adik mahasiswa ini dapat memberikan sumbangan pemikiran bagi pembangunan Wewewa Selatan lebih maju ke depan.
Hal itu, Lanjut Dediyanto, mengingat kondisi Wewewa Selatan sangat tertinggal dibandingkan wilayah lainnya di Sumba Barat Daya.
Meski bersifat lokal kedaerahan tetapi keanggotaan organisasi mahasiswa Gema-Tamera bersifat terbuka selain berasal dari Wewewa Selatan juga berasal dari Wewewa Barat dan Kodi serta Loura.
Sesungguhnya organisasi Gema-Tamera lahir berangkat dari sebuah keprihatinan tentang kondisi wilayah Kecamatan Wewewa Selatan yang tergolong tertinggal dibandingkan wilayah lain di Sumba Barat Daya.
Menurutnya organisasi Gema-Tamera lahir untuk mempersiapkan kader-kader pempimpin berkualitas ke depan.
Baca juga: Hari Ini, Pemkab Sumba Barat Daya Gelar Pasar Murah
Dengan demikian, kelak adik-adik bisa menjadi pemimpin di wilayah Kecamatan Wewewa Selatan khususnya dan Sumba Barat Daya umumnya. Misalnya adik-adik mahasiswa kelak menjadi kepala desa, menjadi camat dan lainnya untuk membawa perubahan Wewewa Selatan ke arah lebih maju.
Untuk itu, ia meminta ke-22 anggota baru Gema-Tamera berasal dari Kampus Unika Weetabula, Stimikom Sumba dan akademi keperawatan Sumba Barat sungguh-sungguh belajar berorganisasi di lembaga Orgamisasi mahasiwa Gema-Tamera menjadi calon pemimpin Wewewa Selatan khususnya dan Sumba Barat Daya umumnya.
Sementara itu Pembina organisasi mahasiswa Gema-Tamera Wewewa Selatan Sumba Barat Daya, NTT, mengapresiasi bergabungnya 22 anggota baru mahasiswa mahasiswi asal Wewewa Selatan, Sumba Barat Daya ke dalam organisasi Gema Tamera sebagai ajang bagi adik-adik mahasiswa mahasiswi berlajar berorganisasi.
Ia juga menyarankan k-22 anggota Gema Tamera agar jangan hanya mengikuti organisasi lokal ke daerah tetapi juga dapat bergabung diorganisasi tingkat nasiolnal seperti PMKRI, GMKI, GMNI dan norganisasi mahasiswa mahasiswi lainnya.
Sedangkan Camat Loura, Sumba Barat Daya, NTT, Yengo Tada Kawi, S.Pd memberi apresasi setingginya atas lahirnya organisasi mahasiswa itu. Ia berharap anak-anak mahasiswa dapat belajar beroganisasi diwadah organisasi Gema Tamera. Harapan kelak menjadi pemimpin masa depan Sumba Barat.(*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.