Prakiraan Cuaca
BMKG: Waspada, 2 Bibit Siklon Tropis di Laut Natuna dan Australia Picu Cuaca Buruk 24 Jam Kedepan
Peringatan dini kembali dikeluarkan BMKG: Waspada, 2 Bibit Siklon Tropis Muncul di Laut Natuna dan Australia, berpotensi picu cuaca buruk
POS-KUPANG.COM - Ini peringatan dini dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) terkait cuaca hari ini 6 Maret 2023. Dalam rilis resminya, BMKG mengingatkan agar waspada terhadap cuaca buruk yang dipicu oleh 2 Bibit Siklon Tropis di Laut Natuna dan Australia dalam 24 Jama kedepan
Menurut prakiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG, 2 Bibit Siklon Tropis itu dapat memicu cuaca buruk seperti gelombang tinggi di Sejumlah Wilayah Indonesia.
Nah, 2 Bibit Siklon Tropis tersebut yakni
Pertama, Bibit Siklon 97S yang terbentuk di "Teluk Carpentaria, Australia, tepatnya di posisi 16.4LS, 137.9BT yang mulai tumbuh pada tanggal 05 Maret 2023 jam 01.00 WIB"
Baca juga: BPBD Nagekeo Lakukan Penanganan Bencana Pasca Diterjang Siklon Tropis Freddy
Hasil pemantauan BMKG menunjukkan, kecepatan maksimum Bibit Siklon Tropis tersebut di sekitar sistemnya mencapai 20 knot dengan tekanan udara di pusatnya mencapai 1006 mb.
Dalam rilis resminya, BMKG menyebut Bibit Siklon 97S saat ini berada di dalam area tanggungjawab Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Australia.
Namun dampak tidak langsungnya masih dapat terasa di beberapa wilayah Indonesia
BMKG menyebut dalam 24 jam ke depan, Bibit Siklon 97S dapat memberikan "dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan gelombang laut di wilayah Indonesia" Dampak tersebut antara lain:
Baca juga: Dampak Siklon Freddy, BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi, Termasuk di Laut NTT
- Tinggi Gelombang 1.25 - 2.5 meter di Laut Banda, Perairan selatan P. Seram, Laut Seram, Perairan Kep. Sermata hingga Kep. Tanimbar, Perairan Kep. Kai hingga Kep. Aru, Laut Arafuru bagian barat, Perairan Sorong, Perairan Fak-fak, Perairan Kaimana, dan Perairan Amamapare - Agats.
- Tinggi Gelombang 2.5 - 4.0 meter di Laut Arafuru bagian tengah hingga selatan Merauke dan Laut Arafuru timur Kep. Aru.
Kedua, Bibit Siklon Tropis 98S yang terbentuk di Laut Natuna tepatnya sebelah barat daya Pontianak di 0.4LS, 108.4BT. BMKG menyebut kecepatan angin maksimum di sekitar sistemnya mencapai 20 knots (37 km/jam) dan tekanan udara di pusatnya mencapai 1009 mb dengan pergerakan sistem perlahan ke arah Barat.
"Bibit Siklon 98S memiliki peluang kategori RENDAH untuk menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan," tulis BMKG.
Namun dalam 24 jam ke depan, Bibit Siklon 98S dapat memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan gelombang laut di wilayah Indonesia berupa:
- Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Kep. Riau, Jambi, Kep. Bangka Belitung, dan Kalimantan Barat.
- Potensi angin kencang lebih dari 25 knots (46 km/jam) di wilayah Kep. Riau.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.