Berita Belu

Total Korban Terdampak Bencana di Kabupaten Belu Jadi 1.718 Jiwa 

Dari total korban yang terdampak tersebut ada 104 KK atau 521 jiwa yang mengungsi di rumah warga.

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/AGUS TANGGUR
Camat Nanaet Duabesi, Vinsensius Mau didampingi Kepala BPBD Kabupaten Belu, Vincent K. Laka saat menyerahkan bantuan logistik kepada Warga yang terdampak bencana. Sabtu, 4 Maret 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur

POS-KUPANG.COM, BELU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Belu melaporkan, korban terdampak hujan dan angin kencang, tanah longsor dan banjir di Kabupaten Belu naik menjadi 1.718 jiwa atau 427 KK. 

Hal tersebut disampaikan Kepala BPBD Kabupaten Belu, Vincent K. Laka.

"Data yang terupdate dari Januari sampe saat ini 4 Maret 2023 mencapai 1.106 KK / 4.211 Jiwa. Dari yang sebelumnya hanya 1.718 jiwa atau 427 KK yang meliputi 12 Kecamatan di Kabupaten Belu," ujar Vincent K. Laka kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu 4 Maret 2023.

Dikatakannya, dari total korban yang terdampak tersebut ada 104 KK atau 521 jiwa yang mengungsi di rumah warga. Pihaknya akan terus berusaha untuk menyalurkan bantuan bagi warga yang terdampak bencana. 

Baca juga: Berikan Bantuan Hukum Gratis, Lapas Atambua MoU dengan Yayasan Bantuan Hukum Lentera Belu

"Hari ini kami dari tim BPBD, tim bko dari sat pol PP dan teman-teman kebakaran sudah menyerahkan bantuan logistik kelokasi yang sebelumnya sulit di jangkau. Karena memang kondisi jalan di wilayah utara Kabupaten Belu mengalami kerusakan yang luar biasa," jelasnya. 

Selain rumah warga yang mengalami kerusakan, kata dia, terdapat juga fasilitas umum lainnya yang terdampak, antara lain SDI Foholulik dan PAUD Salili di Desa Lutharato, Kecamatan Lamaknen Selatan dan SDI Kewar di Dusun Lolobul, Desa Kewar, Kecamatan Lamaknen. (Cr23) 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved