Kamis, 30 April 2026

Berita NTT

Jadi Mitra Bank Mandiri, Kopi Maida Siap Go Internasional

Bank Mandiri Cabang Kupang berkolaborasi dengan Toko Maida Kopi ( Maida ) karena ingin mempromosikan produk unggulan NTT

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/ASTI DHEMA
Pemilik Toko Maida kopi, Gilbert Dwi Sandy di Toko Maida Kopi pada Rabu, 22 Februari 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Asti Dhema

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Maida menjadi coffee Shop pertama yang dilirik Rumah BUMN Mandiri Cabang Kupang.

Bank Mandiri Cabang Kupang berkolaborasi dengan Toko Maida Kopi ( Maida ) karena ingin mempromosikan produk unggulan NTT di kancah internasional ini sejalan dengan maksud didirikannya Maida dua tahun silam dengan tujuan untuk mengkopikan NTT.

Toko Maida Kopi milik seorang anak muda asal Kupang, Gilbert Dwi Sandy menjadi salah satu Usaha Mikro Kecil dan Menengah ( UMKM ) pertama dilirik Rumah BUMN yang memiliki konsep berbeda dari coffee shop lainnya yakni lebih simpel dengan mengusung konsep vintage yang terletak di Kota Tua tepatnya di jalan Soekarno No.4, Lahilai Bissi Kopan, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca juga: Jelang Paskah, Bank NTT Gelar Donor Darah

"Maida hadir dengan cita-cita mengkopikan NTT. Kita berharap kopi-kopi berkualitas itu aksesibel untuk semua masyarakat NTT," ungkap Gilbert saat ditemui di Toko Maida kopi pada Rabu, 22 Februari 2023.

Menurutnya, selama ini masyarakat NTT yang minum kopi berkualitas hanya masyarakat NTT masih mengonsumsi produk kopi kemasan dari luar.

"Kita pengen bikin kopi-kopi berkualitas dengan standar yang baik itu bisa diminum oleh semua orang,"lanjutnya.

Selain itu, Maida juga melahirkan gerakan-gerakan yang dibuat seperti pengabdian masyarakat bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) selama tiga tahun ini untuk kemajuan kopi di Oelbiteno, Fatuleu, Kabupaten Kupang.

Walaupun tempatnya simpel, tetapi Maida fokus pada kualitas dengan meriset cukup lama tentang kopi serta Gilbert yang berkecimpung dalam dunia kopi di Jogja sejak 2014.

Menurut pemilik beberapa coffee shop di Jogja ini, pertama yang harus dipahami dalam bisnis Kopi yakni harus jeli melihat apa yang dibutuhkan masyarakat di Kupang maupun NTT, kemudian memaksimalkan potensi kopi yang sudah ada di NTT yaitu kopi enak.

Baca juga: Kadis Disperindag NTT, M Nazir Abdullah: Harga Beras Tidak Naik

"Kami percaya orang Kupang punya taste yang baik dalam merasakan kopi, cuma referensinya kurang aja. Makanya kita di sini yang kita unggulkan adalah produknya. Kualitas yang baik itu jodoh semua orang,"tandas Gilbert.

Sampai akhirnya, Maida merasa layak berkolaborasi dengan Rumah BUMN dari Bank Mandiri.

Rumah BUMN merupakan wadah bagi langkah kolaborasi BUMN dalam membentuk Digital Economy Ecosystem melalui pembinaan bagi UKM untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas UKM itu sendiri. Rumah BUMN akan diperankan sebagai pusat data dan informasi serta sebagai pusat edukasi, pengembangan dan digitalisasi UKM.

Tujuan utama Rumah BUMN (RB) adalah membantu akses pemasaran UKM di Indonesia melalui digital e-commerce. Selain itu guna meningkatkan kualitas UKM dan diharapkan berdampak kepada kemajuan dan peningkatan usaha UMKM yang dapat menciptakan sebuah Digital Economy Ecosystem yang baik.

Sejalan dengan itu, Bank Mandiri juga mefasilitasi UMKM melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga sebesar 2 persen efektif per tahun serta bunga per bulan sebesar 0,2 persen dengan limit Rp 5 juta sampai dengan Rp 500 juta.

Baca juga: Gubernur NTT Viktor Laiskodat Resmikan Gedung Kantor PT Kawasan Industri Bolok

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved