Berita Manggarai Timur
Wakil Bupati Siprianus Habur Ungkap Lima Permasalahan Pembangunan di Manggarai Timur
memaparkan evaluasi capaian pembangunan, hasil analisis permasalahan Tahun 2022 dan penyampaian target yang akan dicapai pada Tahun 2024.
Penulis: Robert Ropo | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS-KUPANG.COM, BORONG - Wakil Bupati Manggarai Timur, Siprianus Habur, S.Sos membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah ( RKPD ) Kabupaten Manggarai Timur.
Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Bupati Manggarai Timur di Lehong, Selasa 21 Februari 2023.
Kegiatan yang juga diikuti oleh Pimpinan Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Daerah Manggarai Timur ini bertujuan untuk memaparkan evaluasi capaian pembangunan, hasil analisis permasalahan Tahun 2022 dan penyampaian target yang akan dicapai pada Tahun 2024.
Forum ini merupakan salah satu tahapan penting dalam agenda perencanaan untuk Tahun 2024 dan berkesinambungan dengan RKPD tahun-tahun sebelumnya sebagai bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2019-2024.
Baca juga: Teken Kontrak Dana Pinjaman Daerah, Bupati: Kontribusi Besar Bank NTT Untuk Bangun Manggarai Timur
Dalam kesempatan itu, Wabup Siprianus menyampaikan 5 kelompok permasalahan yang ada di Kabupaten Manggarai Timur.
"Berdasarkan hasil pemetaan ada 5 kelompok permasalahan di Kabupaten Manggarai Timur yaitu masalah Sumber Daya Manusia (SDM), ekonomi, infrastruktuk dan kebencanaan serta masalah bidang tata kelola pemerintahan. Lima masalah ini harus menjadi fokus perhatian bersama dalam forum ini sehingga sasaran dan prioritas pembangunan menjadi lebih terarah di tahun 2024,"ujarnya.
Selain itu Wabup Siprianus juga menekankan terkait keselarasan rancangan daerah dengan pemerintah pusat dan provinsi.
Baca juga: Enam Paket Proyek Jalan di Manggarai Timur Dari Dana Pinjaman Daerah di Bank NTT Selesai Tender
"Perencanaan yang kita lakukan di Kabupaten, harus selalu selaras dengan rancangan dan rencana kerja pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Hal ini tidak bisa diabaikan karena berimplikasi pada penganggaran. Selain itu rencana kerja yang kita buat harus bisa menjawab isu-su strategis pembangunan nasional,"ujarnya.
Wabup Siprianus juga menekankan optimalisasi sumber daya local dalam pelaksanaan pembangunan dan kerjasama lintas sektor yang harus semakin diperkuat untuk memaksimalkan pelaksanaan pembangunan di Manggarai Timur.
"Saya harap kita semua sebagai peserta kegiatan ini akan berperan aktif dalam memberikan informasi, masukan dan sumbangan pikiran yang inovatif dan bersifat membangun untuk pelaksanaan pembangunan menuju Matim Seber,"tutupnya. (rob)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.