Berita Ende
Tingkatkan Kapasitas Pelaku UMKM, Anggota DPR RI Ahmad Yohan Gandeng BI Gelar Seminar di Ende
UMKM bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dengan menciptakan lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi
POS-KUPANG.COM, ENDE - Anggota Komisi XI DPR RI, Ahmad Yohan, M.Si kembali menggandeng Bank Indonesia menggelar kegiatan seminar bagi para pelaku UMKM di Kabupaten Ende.
Seminar yang mengusung tema Peran Bank Indonesia dalam Pengembangan UMKM tersebut di laksanakan di Aula Hotel Ikhlas, Kota Ende, Jumat 17 Februari 2023.
Selain Anggota DPR RI Komisi XI, Ahmad Yohan, M. Si, Deputi Kepala Perwakilan NTT, Daniel Agus Prasetyo dan Manajer FPPU Perwakilan BI NTT, Riki Winata, hadir pula Anggota DPRD Ende Komisi II dari Partai PAN, Fadlin Deli, Tenaga Ahli DPR RI, Marthen Kilok, Sekcam Ende Utara serta para pelaku UMKM lokal di Kabupaten Ende.
Deputi Kepala Perwakilan BI NTT, Daniel Agus Prasetyo mengungkapkan bahwa, BI mempunyai tanggung jawab untuk melakukan edukasi dan literasi dalam pengembangan UMKM. Sebab SDM salah satu faktor penting yang berkontribusi bersatu terhadap pertumbuhan dari UMKM.
Baca juga: Upaya Tingkatkan Mutu Layanan Peserta JKN, BPJS Kesehatan Sambangi RSUD Ende
Menurutnya, UMKM mempunyai peranan yang sangat penting terhadap pertumbuhan perekonomian nasional dan daerah. Hal itu karena UMKM bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dengan menciptakan lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran.
Selain itu, UMKM juga dapat memproduksi barang dan jasa dalam jumlah yang sangat banyak sehingga menyerap banyak sekali lapangan pekerjaan.
UMKM juga dalam perannya bisa meningkatkan kreatifitas dan inovasi bagi pelakunya serta meningkatkan inklusi keuangan dimana masyarakat dapat mengakses keuangan dengan bebas kepada lembaga keuangan.
"Oleh karena itu, UMKM bukan suatu entitas yang ditinggalkan tetapi harus terus ditumbuhkan oleh masyarakat," ungkapnya.
Baca juga: Upaya Tingkatkan Mutu Layanan Peserta JKN, BPJS Kesehatan Sambangi RSUD Ende
Ia menambahkan, BI mempunyai sejumlah program pengembangan UMKM dimana BI mendorong UMKM menjadi entitas besar yang mampu mempengaruhi pertumbuhan ekonomi nasional. Kedua program peningkatan kapasitas bagi para pelaku UMKM, dan ketiga program pembiayaan.
Pada kesempatan itu, Ia berharap, UMKM lokal harus dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan suatu daerah dengan terus memberdayakan semua potensi lokal melalui sentuhan kreativitas dan inovasi.
Anggota DPR RI Komisi XI, Ahmad Yohan, M.SI mengatakan, sebenarnya Provinsi NTT sangat kaya akan potensi sumber daya alam seperti, pariwisata, pertanian, peternakan, perkebunan, kehutanan, dan kelautan perikanan yang melimpah.
Namun pemanfaatannya belum maksimal dilakukan oleh pemerintah khususnya pemerintah daerah. Padahal potensi tersebut jikalau dioptimalkan dengan baik makan akan membawa dampak bagi peningkatan ekonomi suatu daerah.
Ia mengungkapkan, NTT salah satu provinsi yang masuk dalam kategori provinsi miskin urutan ketiga. Padahal mempunyai potensi alam yang sangat kaya dan menjanjikan untuk dikembangkan.
Baca juga: Awal Tahun, SMA Katolik Frateran Ndao Ende Torehkan Sejumlah Prestasi
"Masalahnya pemerintah daerah kita belum mampu menyelenggarakan dan memobilisasi masyarakat untuk dapat mengembangkan potensi yang ada melalui UMKM," ungkapnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.