KKB Papua

KKB Papua - Muhammad Saleh Akui, Aparat TNI Polri dan Masyarakat Papua Terus Mencari Pilot Susi Air

Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, Pangdam XVII/Cenderawasih, angkat bicara terkait penyanderaan Pilot Susi Air yang hingga kini belum ditemukan.

|
Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
BERSAMA KKB – Pilot Susi Air, Philips Mark Marthens dikawal ketat oleh anggota KKB Papua pimpinan Egianus Kogoya. Pilot tersebut disandera oleh KKB Papua dan dijadikan sebagai alat untuk bernegosasi dengan pemerintah Indonesia guna mewujudkan Papua merdeka. 

POS-KUPANG.COM – Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, Pangdam XVII/Cenderawasih, angkat bicara terkait penyanderaan pilot Susi Air yang hingga kini belum ditemukan keberadaannya.

Dikatakannya, sampai saat ini aparat TNI dan Polri masih terus mengendus keberadaan pilot Philips Mark Marthens tersebut.

Pencarian itu tidak dilakukan sendirian. Aparat TNI Polri juga melibatkan semua pihak, baik para tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat serta Pemerintah Daerah di sejumlah tempat.

Upaya itu dilakukan bersama-sama dengan maksud, agar pilot berdarah Selandia Baru tersebut, segera diketahui keberadaannya.

Baca juga: KKB Papua - Mahfud MD Murka: Jangan Jadikan Pilot Susi Air Sebagai Alat untuk Negosiasi

Bahwa ketika pencarian itu sedang dilakukan semua pihak, tetiba beredar di dunia maya, foto maupun video yang berisi keberadaan pilot yang disandera oleh anggota KKB tersebut.

Fakta tentang foto dan video tersebut dibenarkan oleh Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa.

Inilah salah satu foto pilot Susi Air yang disebar KKB Papua dengan sejumlah tuntutan.
Inilah salah satu foto pilot Susi Air yang disebar KKB Papua dengan sejumlah tuntutan. (Foto: Sebby Sambom)

Dia menyebutkan, bahwa pilot berkebangsaan Australia itu, memang persis yang ada di foto dan video yang bereda di media sosial tersebut.

Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa juga membenarkan bahwa Kapten Philip kini bersama gerombolan KKB sebagaimana yang tersirat dalam foto dan video tersebut.

"Bahkan tuntutan gerombolan KST ( Kelompok Separatis Teroris ) sebagaimana yang ada dalam video itu juga sudah kita dengar," tandas Saleh dalam keterangan resmi Pendam XVII Cenderawasih yang dikonfirmasi pada Rabu 15 Februari 2023.

Meski demikian, katanya, aparat TNI-Polri, terus melakukan pencarian untuk menemukan kembali pilot tersebut.

Bahkan, kata dia, langkah-langkah teknis dan taktis pencarian pun telah dilakukan supaya Kapten Philip dapat ditemukan dalam kondisi sehat dan selamat.

"Mari kita sama-sama mendoakan semoga Pilot Susi Air segera ditemukan dengan selamat. Seperti halnya saat Aparat TNI Polri dan seluruh pihak berhasil mengevakuasi para Pengungsi masyarakat Paro dengan selamat," kata dia.

Baca juga: KKB Papua Barter Pilot Susi Air dengan Kemerdekaan, TNI Polri Lacak Keberadaan Philips Marthen

Sementara foto dan dan video bergambar pilot tersebut telah beredar luas sejak Selasa 14 Februari 2023. Dalam gambar itu, sang pilot terlihat bersama anggota KKB Papua yang bersenjata lengkap.

Sebelumnya diberitakan, Kapten Philip diduga disandera KKB setelah pesawat yang diterbangkannya, dibakar habis di Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Selasa 7 Februari 2023 lalu.

Dalam video tersebut, Kapten Philip mengaku ditangkap Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) agar Papua merdeka.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved